Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 15:07
Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Akibat Speedboat Muatan Orang Tenggelam di Perairan Rupat


Rabu, 12 Desember 2018 14:32
PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja

Rabu, 12 Desember 2018 14:18
Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi

Rabu, 12 Desember 2018 13:45
Tim Advance Sisir Lokasi Kunjungan,
Gubri: Setelah Aceh, Presiden Baru Kunjungi Riau


Rabu, 12 Desember 2018 13:34
MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah

Rabu, 12 Desember 2018 13:29
Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan

Rabu, 12 Desember 2018 12:55
Reses Tuntas, Gedung DPRD Riau Masih Sepi-senyap

Rabu, 12 Desember 2018 12:47
Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam

Rabu, 12 Desember 2018 12:43
Gubri Lepas Pawai Taaruf, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37

Rabu, 12 Desember 2018 11:29
Pilkades Gelombang Dua di 51 Desa di Rohul Aman dan Lancar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Nopember 2017 18:38
Ayah Bejat di Rohul Ini Cabuli Anak Tirinya Berulang Kali

Seorang ayah bejat di Rohul dituduh telah mencabuli anak tirinya berulang kali. Ia ditangkap setelah ibu korban melapor ke polisi.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang ayah di Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu (Rohul) dilaporkan setempat dengan tuduhan melakukan pencabulan terhadap anak tirinya yang masih duduk di bangku Kelas IV sekolah dasar atau SD.

Laki-laki berprofesi sebagai petani, MAS (36)‎ dilaporkan ke Polsek Tambusai oleh istrinya inisial Dar (30) yang tidak terima kehormatan anak kandungnya direnggut oleh suaminya keduanya, bahkan dilakukan berulang kali.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto, SIK membenarkan telah mengamankan seorang terduga pelaku pencabulan anak di bawah umur berinisial MAS.

Pelaku MAS sendiri ditangkap sesuai laporan Polisi nomor : LP/ 110/ XI/ 2017/ Riau/ Res Rohul/ Sek Tambusai tanggal 14 November 2017, tentang persetubuhan anak di bawah umur.

Sesuai laporan polisi, AKP Harry mengungkapkan pertama kali MAS menodai anak tirinya di rumah yang mereka tempati di Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Rohul, sekira tahun 2016.

Pengakuan korban ke polisi, saat itu ayah tirinya sedang berada di rumah mereka, sementara ibu korban sedang bekerja di ladang. Saat rumah sepi itu pelaku menyetubuhi korban.

Pelaku menarik tangan korban, merayu, memeluk dan mengajak korban berbaring di lantai rumah. Karena korban menurut, pelaku semakin leluasa menlancarkan aksinya.

Usai melakukan perbuatan bejatnya, MAS sempat minta maaf kepada anak tirinya dengan mengatakan "Ayah khilaf nak,", namun dijawab korban "Ayah jahat".

Ternyata perbuatan bejat itu bukan yang terakhir. Pada September 2017, mereka pindah ke Kelurahan Tambusai Tengah, Kecamatan Tambusai. Di rumah itu, korban dicabuli ayah tirinya untuk kedua kalinya.

Masih di September 2017, lagi-lagi MAS melakukan perbuatan bejatnya kepada korban yang saat itu baru saja pulang dari mandi di sungai, bahkan dilakukan dua kali.

"Laporan sudah kita tindaklanjuti dan yang bersangkutan sudah kita ringkus," ujar AKP Harry, Jumat (16/11/17).

Setelah menerima laporan korban bersama ibunya, Selasa (14/11/17), ke esokan harinya Rabu pagi (15/11/17) sekitar pukul 08 30 WIB, anggota Satuan Reskrim Polres Rohul dan Polsek Tambusai meringkus pelaku dari rumahnya di Kampung Taulan, Kecamatan Tambusai.

"Saat ditangkap tanpa perlawanan. Pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Tambusai guna proses hukum lebih lanjut," tandas AKP Harry.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Akibat Speedboat Muatan Orang Tenggelam di Perairan Rupat

- Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi
- Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan
- Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda
- Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam
- Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara
- Satu-satunya di Riau,
Polres Bengkalis Raih Penghargaan Zona Integritas Menuju WBK 2018

- Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda
- Penertiban Pasar, BPOM Pekanbaru Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com