Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 11 Desember 2017 21:41
Ekspos Bupati, Pusat Apresiasi Keberhasilan Progam DMIJ

Senin, 11 Desember 2017 21:22
Sidang Gugatan RAPP, Pemerintah Dianggap tak Terapkan Azas Umum yang Baik

Senin, 11 Desember 2017 20:49
KTT Perubahan Iklim di Paris, KLHK Libatkan Wakil DPRD Noviwaldy Jusman

Senin, 11 Desember 2017 20:45
Cabuli Sejumlah Murid, Seorang Kakek di Duri Ditangkap Polisi

Senin, 11 Desember 2017 20:38
Sengketa Lahan dengan NWR, Jaksa Sampaikan Tiga Tuntutan Kepada PT PSJ

Senin, 11 Desember 2017 20:19
DPRD Siak Datangi Perusahaan Stockpile Cangkang tak Berizin

Senin, 11 Desember 2017 17:56
MTQ ke-36 Riau, Bengkalis Utus 45 Kafilah Bukan "Pinjaman"

Senin, 11 Desember 2017 17:53
Program CD RAPP, 20 Warga Dari 5 Kabupaten Ikuti Pelatihan Operator Alat Berat

Senin, 11 Desember 2017 17:44
Difasilitasi DPMD Riau, Bupati Inhil Minta Dukungan Pusat Bangun Desa

Senin, 11 Desember 2017 17:38
Hingga Rp50 Jutaan,
Pekanperkasa Berlian Motor Suguhkan Potongan Harga Akhir Tahun


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 17 Nopember 2017 13:41
Korban Dicekoki Miras, Oknum Ketua RT di Pelalawan Dua Kali Gagahi Gadis 15 Tahun

Seorang Ketua RT asal Pelalawan dilaporkan ke Polda Riau. Ia diduga dua kali menggagahi gadis berusia 15 tahun setelah korban dicekoki minuman keras.

Riauterkini-PEKANBARU-Seorang oknum Ketua RT di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan dilaporkan ke Polda Riau karena diduga menyetubuhi anak dibawah umur sebut saja Bunga  (15). Korban digagahi setelah mabuk direcoki minuman keras (miras) di salah satu tempat hiburan malam.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, SIK, MM yang dikonfirmasi riauterkinicom, Jumat (17/11/17), membenarkan adanya laporan tentang adanya tindak pidana persetubuhan atau pencabulan anak di bawah umur.

Pihak pelapor yang tak lain adalah ayah korban,  Bud (41) membuat pengaduan ke SPKT Polda Riau, kemarin. Saat membuat laporan itu, Bud didampingi pengurus dari Lembaga Perlindungan Anak (LPAU  Riau.

"Kami akan mendampingi korban dan ayah korban hingga kasus ini selesai," kata Esther Yuliani Manurung, Kerua LPA Riau dalam siaran persnya.

Ditambahkanya, LPA Riau juga akan berupaya merehabilitasi mental korban. "Kami juga meminta pemerintah kabupaten Pelalawan agar turun tangan dan serius membantu perkara ini," tegas Esther lagi.

Terlepas soal itu dalam laporannya ke Polda Riau, Bud, ayah korban menuturkan  terlapor  mengiming-imingi korban akan membelikan sepeda motor.

Dua kali aksi cabulnya dilancarkannya di warung harian milik terduga pelaku. Untuk aksi ketiga dan keempat kalinya, terduga pelaku menggagahi korban di sebuah hotel di Pekanbaru.

Aksi terakhir ini  terduga pelaku meminta izin kepada ayah korban untuk membawa korban ke Pekanbaru dengan dalih ada urusan. Ayah korban tidak menaruh curiga sedikit pun karena terduga pelaku juga sudah dianggap sebagai orangtua angkat.

Setiba di Pekanbaru korban diajak check-in  di sebuah hotel dengan dalih ingin mandi sebentar. Setelah mandi pelaku mengajak korban jalan-jalan hingga berujung ke sebuah diskotik di kawasan Teuku Umar Pekanbaru.

Di sini,   korban dicekoki minuman keras sebanyak 2 gelas sampai akhirnya korban pusing sempoyongan dan minta diantar pulang. Tetapi bukannya pulang, terlapor malah kembali ke hotel. Pelaku lalu. berhasil menggagahi korban sebanyak 2 kali. Setiap setelah menyalurkan nafsu syahwatnya korban selalu diimingi imingi akan dibelikan sepeda motor oleh pelaku.***(son)



Berita Hukum lainnya..........
- Sidang Gugatan RAPP, Pemerintah Dianggap tak Terapkan Azas Umum yang Baik
- Cabuli Sejumlah Murid, Seorang Kakek di Duri Ditangkap Polisi
- Sengketa Lahan dengan NWR, Jaksa Sampaikan Tiga Tuntutan Kepada PT PSJ
- Kurangi Over Kapasitas, 25 Napi Lapas Bengkalis Dipindahkan ke Bangkinang
- Densus 88- Polda Riau Amankan 4 Teroris,
Seorang Diduga Pelaku Pembakar Mapolres Dhamasraya, Sumbar

- Lima Terdakwa Korupsi Lampu PJU Pekanbaru Diadili
- Lapor ke Polda Riau, BUI Desak Pelaku Persekusi UAS di Bali Ditangkap
- Demo di Hari Anti Korupsi, AMAK Desak Kejari Rohul Eksekusi Teddy Mirza Dal
- Korupsi.Cetak.Sawah di Pelalawan, Ketua Poktan dab Kontraktor Mulai Disidang
- Polres Pelalawan Terus Buru Perampok Dua Pedagang Emas Asal Pekanbaru
- Kecewa Persekusi di Bali, Ketua LAM dan Tokoh Riau Jemput Kepulangan UAS di Bandara
- Rampok Rekan Kerja, Kernet Mobil Sales Ditangkap Polisi Bengkalis
- Polres Inhil Tangkap Satu dari Dua Penikam Anggota Satpol PP
- Satpol PP Pemkab Inhil Ditikam Orang tak Dikenal
- Miliki Sabu, Seorang Kakek di Perawang Ditangkap Polisi
- Jelang Kunjungan KPK, Pemkab Inhu Siapkan Data Akurat
- Pulang Solat Jumat,
Warga Kampung Baru Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai Siak

- Sunat Honor Pengamanan Porprov, Kasatpol PP Kampar Ditangkap Polda Riau
- Ajukan Permohonan ke PTNU,
Kuasa Hukum PT. RAPP Sebut SK Menteri LHK Tidak Berdasarkan Hukum

- Sambut HAKI,
Kejari Kuantan Singingi Ingatkan Semua Pihak Jangan Korupsi



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.132.197
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com