Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:38
Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:48
Bupati Inhil Buka Perkemahan Karya di Kecamatan Keritang

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:45
Meriahkan Milad Ke-108, Muhammadiyah Pekanbaru Taja Pawai Ta'aruf

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Ahad, 22 Oktober 2017 21:21
Soal Hoax Wahana Riau,
Kapolda Riau Serahkan Bidkum untuk Tindaklanjuti Proses Hukumnya


Kapolda Riau akhirnya tentukan sikapnya dengan sebuah media online yang disebut menaikan berita hoax tentang dirinya. Kapolda menginstruksikan Bidkum untuk memprosesnya secara hukum.

Riauterkini-PEKANBARU-Soal pemberitaan bohong atau "hoax", Kapolda Riau Irjen Pol Nandang menginstruksikan Bidang Hukum (Bidkum) untuk memprosesnya secara hukum.

Penegasan itu diungkapkan Kapolda Riau disaksikan Komandan Korem (Danrem) 031/Wirabima (WB) Brigjen TNI Edy Natar Nasution dan Kepala BIN Daerah Riau, Marsma TNI Rakhman Haryadi dalam konferensi pers, Ahad malam (22/10/17) malam di aula Tribrata Polda Riau.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, SIK, MM menambahkan, setelah berkonsultasi dan koordinasi dengan Bidkum, pihaknya akan mengajukan somasi kepada pihak redaksi wahanariau.com.

"Karena sesuai dengan peraturan Dewan Pers, jika medianya telah terverifikasi administrasi dan faktual Dewan Pers kita tentu memberikan hak jawab. Tapi kita cek dia (Wahana Riau, Red) belum terverifikasi," tegasnya.

Terlepas soal itu, setelah berita berjudul; "Temu Ramah Bersama Wartawan : Kapolda Riau: Negara Tak Ada Tentara, Tapi Polisi Harus Ada" menjadi viral di media sosial (medsos), berita tersebut langsung dihapus media bersangkutan. Nomor kontak redaksi yang tercantum di box redaksi juga tak dapat dihubungi.

Sebelumnya, klarifikasi Kapolda Riau menegaskan dia tak pernah memberikan pernyataan seperti yang ditulis situs tersebut. Jika pun ada menyebutkan TNI konteks nya tidak seperti itu.

Kapolda memberikan gambaran negara yang tidak mempunyai tentara hanya ilustrasi saja. Bukan dianologi Republik Indonesia.

"Masing masing negara memiliki sejarah masing masing. Sejarah kita dengan TNI termasuk ABRI dan rakyat bersama sama memperjuangkan kemerdekaan Indonesia ini. Jadi sejarah nya berbeda. Dikait-kaitkan dengan kita ya, gag cocok," tegasnya.

Ketika itu Kapolda menjelaskan peran penting media dalam tugas TNI dan Polri. "Harusnya di muat dari awal sambutan saya, jangan sepenggal-sepenggal," kata Kapolda.

Irjen Pol Nandang menyatakan, dalam acara silaturahmi dirinya tidak pernah mengatakan seperti yang ditayangkan di situs berita yang berkantor di Kota Dumai itu.

Dalam kesempatan itu, Kapolda menjelaskan bahwa Polri dan TNI harus bersinergi dengan empat pilar, istilah yang dibuat. Paling pokok, bagaimana bersinergi dengan empat Pilar. Polri, TNI, Pemda dan Pranata Sosial. Agar tujuan nasional berupa wawasan nusantara, ketahanan nasional, pembangunan, penegakan ham dan hukum, dapat tercapai. Keempat pilar ini berkontribusi dan bersinergi termasuk dengan dengan media.

Lebih lanjut, diungkapkannya, ‎sinergi itu tujuanya termasuk untuk pengelolaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Keberadaan Bhayangkara Pembina Kamtibmas‎ (Bhabinkamtibmas) Polri, kata Nandang, perlu disiapkan dengan baik untuk tujuan itu.

"Saat acara dengan wartawan itu saya sampaikan bahwa pagi sebelum acara itu saya baru mengumpulkan ratusan Bhabinkamtibmas. Saya rasa perlu saya perlu sampaikan itu di depan wartawan," kata Nandang.

Kepada Bhabinkamtibmas, pagi itu, Nandang menyampaikan empat pilar tadi. Dan hal itu diulangnya kembali saat di hadapan wartawan.

Kendati begitu Nandang menyatakan permintaan maaf."Secara pribadi dan Kapolda Riau, saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat, bangsa dan negara di Republik Indonesia atas berita ini. Tidak ada maksud untuk menyatakan sesuatu yang lain itu tidak penting. Semua komponen bangsa itu penting. Untuk bahu membahu membangun bangsa ini,'' katanya lagi.*(son)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri

- 1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis

- Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1
- Jatuh ke Sungai Saat Merawai,
Penderita Epilepsi di Concong, Inhil Tewas Tenggelam

- Kisah Novia, Nyaris Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Bengkalis
- Bertabrakan dengan Mobil Terano, Warga Kuansing Ini Meninggal Dunia
- Razia di Jalan Raya,
Polres Siak Amankan 260 Hp Diduga Ilegal dan 3 Pria

- Tidak Cukup Bukti,
Wanita Cantk Terduga Pembawa Sabu ke Lapas Bengkalis Ini Dibebaskan Polisi

- Ayah Bejat di Rohul Ini Cabuli Anak Tirinya Berulang Kali
- Edarkan Ganja, 2 Pria di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Polsek Tapung, Kampar Ringkus Seorang Pengedar Shabu
- Modus Gunakan Jasa Travel, Pengiriman Paket Sabu-sabu dan Ekstasi di Pekanbaru Dibongkar Polisi
- Ekspos 2,95 Kilogram Sabu, Kapolres Bengkalis Akui Kurir Dikendalikan dari Lapas Banjarmasin
- Napi Narkoba WN Malaysia Kabur Dari Lapas Bengkalis
- Korban Dicekoki Miras, Oknum Ketua RT di Pelalawan Dua Kali Gagahi Gadis 15 Tahun
- Seorang Nenek Ditemukan Tewas Terapung di Tanah Merah, Inhil
- Ratusan Buruh dari Desa Pekan Tua Demo Kantor Bea Cukai Tembilahan
- Dikabarkan Kuasa Dicabut,
Pengacara Tersangka Korupsi RTH Tetap Ajukan Prapid

- Korupsi Dana Diksar Satpol PP Bengkalis,
Kasatpol PP dan Kasi Ops Dihukum 1 Tahun 4 Bulan Penjara

- Setahun DPO, Pelaku Curas Ditangkap Polsek Tembilahan, Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.162.166.214
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com