Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Januari 2018 15:12
Pilgubri 2018, Airlangga Yakin Pasangan AYO Bisa Raup 40 Persen Suara

Ahad, 21 Januari 2018 15:00
Spesialis Curat Tower Operator Selular di Duri Tertangkap Warga

Ahad, 21 Januari 2018 14:51
Ditanya Dukung AYO, M Haris: Ikuti Saja Perintah Partai

Ahad, 21 Januari 2018 14:43
Ditanya Dukung AYO, Haris: Ikuti Saja Perintah Partai

Ahad, 21 Januari 2018 14:22
Jual Sabu, Seorang Warga Reteh, Inhil Ditangkap Polisi

Ahad, 21 Januari 2018 14:18
Jadi Dewan Penasihat Timses Firdaus-Rusli, Syamsurizal Mundur dari PAN

Ahad, 21 Januari 2018 12:21
Dukung Pengamanan Pilkada, Bupati Inhil Himbau Masyarakat Hindari Isu SARA

Ahad, 21 Januari 2018 11:09
Orasi di Deklarasi, AYO Klaim Pondasi Ekonomi dan Insfrasruktur Membaik, Tinggal Melanjutkan

Ahad, 21 Januari 2018 10:21
Dideklarasikan Airlangga Sebut AYO Paling Layak Lanjutkan Pimpin Riau

Sabtu, 20 Januari 2018 20:34
Pengurus tak Hadir di Rakornis Golkar Riau Bakal Dievaluasi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 22 Oktober 2017 21:21
Soal Hoax Wahana Riau,
Kapolda Riau Serahkan Bidkum untuk Tindaklanjuti Proses Hukumnya


Kapolda Riau akhirnya tentukan sikapnya dengan sebuah media online yang disebut menaikan berita hoax tentang dirinya. Kapolda menginstruksikan Bidkum untuk memprosesnya secara hukum.

Riauterkini-PEKANBARU-Soal pemberitaan bohong atau "hoax", Kapolda Riau Irjen Pol Nandang menginstruksikan Bidang Hukum (Bidkum) untuk memprosesnya secara hukum.

Penegasan itu diungkapkan Kapolda Riau disaksikan Komandan Korem (Danrem) 031/Wirabima (WB) Brigjen TNI Edy Natar Nasution dan Kepala BIN Daerah Riau, Marsma TNI Rakhman Haryadi dalam konferensi pers, Ahad malam (22/10/17) malam di aula Tribrata Polda Riau.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, SIK, MM menambahkan, setelah berkonsultasi dan koordinasi dengan Bidkum, pihaknya akan mengajukan somasi kepada pihak redaksi wahanariau.com.

"Karena sesuai dengan peraturan Dewan Pers, jika medianya telah terverifikasi administrasi dan faktual Dewan Pers kita tentu memberikan hak jawab. Tapi kita cek dia (Wahana Riau, Red) belum terverifikasi," tegasnya.

Terlepas soal itu, setelah berita berjudul; "Temu Ramah Bersama Wartawan : Kapolda Riau: Negara Tak Ada Tentara, Tapi Polisi Harus Ada" menjadi viral di media sosial (medsos), berita tersebut langsung dihapus media bersangkutan. Nomor kontak redaksi yang tercantum di box redaksi juga tak dapat dihubungi.

Sebelumnya, klarifikasi Kapolda Riau menegaskan dia tak pernah memberikan pernyataan seperti yang ditulis situs tersebut. Jika pun ada menyebutkan TNI konteks nya tidak seperti itu.

Kapolda memberikan gambaran negara yang tidak mempunyai tentara hanya ilustrasi saja. Bukan dianologi Republik Indonesia.

"Masing masing negara memiliki sejarah masing masing. Sejarah kita dengan TNI termasuk ABRI dan rakyat bersama sama memperjuangkan kemerdekaan Indonesia ini. Jadi sejarah nya berbeda. Dikait-kaitkan dengan kita ya, gag cocok," tegasnya.

Ketika itu Kapolda menjelaskan peran penting media dalam tugas TNI dan Polri. "Harusnya di muat dari awal sambutan saya, jangan sepenggal-sepenggal," kata Kapolda.

Irjen Pol Nandang menyatakan, dalam acara silaturahmi dirinya tidak pernah mengatakan seperti yang ditayangkan di situs berita yang berkantor di Kota Dumai itu.

Dalam kesempatan itu, Kapolda menjelaskan bahwa Polri dan TNI harus bersinergi dengan empat pilar, istilah yang dibuat. Paling pokok, bagaimana bersinergi dengan empat Pilar. Polri, TNI, Pemda dan Pranata Sosial. Agar tujuan nasional berupa wawasan nusantara, ketahanan nasional, pembangunan, penegakan ham dan hukum, dapat tercapai. Keempat pilar ini berkontribusi dan bersinergi termasuk dengan dengan media.

Lebih lanjut, diungkapkannya, ‎sinergi itu tujuanya termasuk untuk pengelolaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Keberadaan Bhayangkara Pembina Kamtibmas‎ (Bhabinkamtibmas) Polri, kata Nandang, perlu disiapkan dengan baik untuk tujuan itu.

"Saat acara dengan wartawan itu saya sampaikan bahwa pagi sebelum acara itu saya baru mengumpulkan ratusan Bhabinkamtibmas. Saya rasa perlu saya perlu sampaikan itu di depan wartawan," kata Nandang.

Kepada Bhabinkamtibmas, pagi itu, Nandang menyampaikan empat pilar tadi. Dan hal itu diulangnya kembali saat di hadapan wartawan.

Kendati begitu Nandang menyatakan permintaan maaf."Secara pribadi dan Kapolda Riau, saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat, bangsa dan negara di Republik Indonesia atas berita ini. Tidak ada maksud untuk menyatakan sesuatu yang lain itu tidak penting. Semua komponen bangsa itu penting. Untuk bahu membahu membangun bangsa ini,'' katanya lagi.*(son)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Spesialis Curat Tower Operator Selular di Duri Tertangkap Warga
- Jual Sabu, Seorang Warga Reteh, Inhil Ditangkap Polisi
- Pengelola Pasar Panglimo Gedang Dumai Mengaku Disuap untuk Pemimdahan Pedagang
- Pengedar Sabu Ditangkap Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Polres Inhil Tangkap 4 Tersangka Narkoba
- OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul‎,
Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya Resmi Tersangka

- Diciduk Polisi,
Warga Tenayan Raya Tega Posting Video Mesum dengan Pacarnya di Facebook

- Barter Motor dan Handphone, Pasutri di Pekanbaru Ini Kompak Jualan Sabu
- Gadis Kerumutan Pelalawan Digagahi Dikebun Sawit
- Uang Puluhan Juta Diamankan,
Oknum Kades di Kepenuhan Kena OTT Satuan Reskrim Polres Rohul

- Tabrakan Maut Dua Unit Mobil di Simpang Tiga, Satu Orang Tewas dan Dua Luka-luka
- Korban Teman Facebook, Gadis di Pelalawan Diperkosa di Kebun Sawit
- Jelang Dini Hari, SMPN 4 Pekanbaru Terbakar
- Puluhan Pedagang Pasar Panglima Gedang Protes Kebijakan Wako Dumai
- Terjerat Pungli Pengurusan Izin Usaha, Kadis PUPR Pekanbaru dan Tiga Bawahan Dituntut Jaksa 1,5 Tahun
- Jualan Sabu dan Miliki Senpi,
Honorer Kominfo Pelalawan Terancam Hukuman Berlapis

- Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Ringan Kepala BPMPD Siak
- Pengembangan Kasus PTT Diskes, Kajari Akui Kantongi Calon Tersangka
- Jaksa 'Closing' Kasus Saber Pungli Disdik Pelalawan
- Satpol PP Mengendur, Lapak PKL Pasar Arengka Kembali Marak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.234.65.78
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com