Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 April 2018 07:29
Jadi 'Toke' Togel, 'Imam Vihara' dan Seorang Warga Bengkalis Ditangkap Polisi

Selasa, 24 April 2018 07:25
Satu Napi, Polres Inhil Tangkap Dua Pengedar Sabu

Senin, 23 April 2018 22:10
Warga Kuala Kampar Dikejutkan Patok Hutan Lindung Misterius

Senin, 23 April 2018 22:01
Tiga Hari Menghilang Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas Disungai

Senin, 23 April 2018 21:12
Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Riau, Saksi Gugup Beberkan Pemotongan 10 Persen

Senin, 23 April 2018 21:10
Mantan Bupati Kampar: Masyalah Riau Selesai Jika Syamsuar Menjadi Gubernur

Senin, 23 April 2018 20:46
Warga Desa Bongkal Malang, Inhu Minta Dibangunkan SMP ke Andi Rachman

Senin, 23 April 2018 20:05
Gesa Kantor Baru Capilduk, Bupati Bengkalis Tinjau Gedung Pujasera di Duri

Senin, 23 April 2018 20:01
Hearing Panas, Ketua DPRD Kampar Ingatkan Pemkab Jangan Cari Celah Rumahkan TBK dan RTK

Senin, 23 April 2018 19:34
Terlambat 30 Menit, UNBK di Pekanbaru Berjalan Lancar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 22 Oktober 2017 21:21
Soal Hoax Wahana Riau,
Kapolda Riau Serahkan Bidkum untuk Tindaklanjuti Proses Hukumnya


Kapolda Riau akhirnya tentukan sikapnya dengan sebuah media online yang disebut menaikan berita hoax tentang dirinya. Kapolda menginstruksikan Bidkum untuk memprosesnya secara hukum.

Riauterkini-PEKANBARU-Soal pemberitaan bohong atau "hoax", Kapolda Riau Irjen Pol Nandang menginstruksikan Bidang Hukum (Bidkum) untuk memprosesnya secara hukum.

Penegasan itu diungkapkan Kapolda Riau disaksikan Komandan Korem (Danrem) 031/Wirabima (WB) Brigjen TNI Edy Natar Nasution dan Kepala BIN Daerah Riau, Marsma TNI Rakhman Haryadi dalam konferensi pers, Ahad malam (22/10/17) malam di aula Tribrata Polda Riau.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, SIK, MM menambahkan, setelah berkonsultasi dan koordinasi dengan Bidkum, pihaknya akan mengajukan somasi kepada pihak redaksi wahanariau.com.

"Karena sesuai dengan peraturan Dewan Pers, jika medianya telah terverifikasi administrasi dan faktual Dewan Pers kita tentu memberikan hak jawab. Tapi kita cek dia (Wahana Riau, Red) belum terverifikasi," tegasnya.

Terlepas soal itu, setelah berita berjudul; "Temu Ramah Bersama Wartawan : Kapolda Riau: Negara Tak Ada Tentara, Tapi Polisi Harus Ada" menjadi viral di media sosial (medsos), berita tersebut langsung dihapus media bersangkutan. Nomor kontak redaksi yang tercantum di box redaksi juga tak dapat dihubungi.

Sebelumnya, klarifikasi Kapolda Riau menegaskan dia tak pernah memberikan pernyataan seperti yang ditulis situs tersebut. Jika pun ada menyebutkan TNI konteks nya tidak seperti itu.

Kapolda memberikan gambaran negara yang tidak mempunyai tentara hanya ilustrasi saja. Bukan dianologi Republik Indonesia.

"Masing masing negara memiliki sejarah masing masing. Sejarah kita dengan TNI termasuk ABRI dan rakyat bersama sama memperjuangkan kemerdekaan Indonesia ini. Jadi sejarah nya berbeda. Dikait-kaitkan dengan kita ya, gag cocok," tegasnya.

Ketika itu Kapolda menjelaskan peran penting media dalam tugas TNI dan Polri. "Harusnya di muat dari awal sambutan saya, jangan sepenggal-sepenggal," kata Kapolda.

Irjen Pol Nandang menyatakan, dalam acara silaturahmi dirinya tidak pernah mengatakan seperti yang ditayangkan di situs berita yang berkantor di Kota Dumai itu.

Dalam kesempatan itu, Kapolda menjelaskan bahwa Polri dan TNI harus bersinergi dengan empat pilar, istilah yang dibuat. Paling pokok, bagaimana bersinergi dengan empat Pilar. Polri, TNI, Pemda dan Pranata Sosial. Agar tujuan nasional berupa wawasan nusantara, ketahanan nasional, pembangunan, penegakan ham dan hukum, dapat tercapai. Keempat pilar ini berkontribusi dan bersinergi termasuk dengan dengan media.

Lebih lanjut, diungkapkannya, ‎sinergi itu tujuanya termasuk untuk pengelolaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Keberadaan Bhayangkara Pembina Kamtibmas‎ (Bhabinkamtibmas) Polri, kata Nandang, perlu disiapkan dengan baik untuk tujuan itu.

"Saat acara dengan wartawan itu saya sampaikan bahwa pagi sebelum acara itu saya baru mengumpulkan ratusan Bhabinkamtibmas. Saya rasa perlu saya perlu sampaikan itu di depan wartawan," kata Nandang.

Kepada Bhabinkamtibmas, pagi itu, Nandang menyampaikan empat pilar tadi. Dan hal itu diulangnya kembali saat di hadapan wartawan.

Kendati begitu Nandang menyatakan permintaan maaf."Secara pribadi dan Kapolda Riau, saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat, bangsa dan negara di Republik Indonesia atas berita ini. Tidak ada maksud untuk menyatakan sesuatu yang lain itu tidak penting. Semua komponen bangsa itu penting. Untuk bahu membahu membangun bangsa ini,'' katanya lagi.*(son)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Jadi 'Toke' Togel, 'Imam Vihara' dan Seorang Warga Bengkalis Ditangkap Polisi
- Satu Napi, Polres Inhil Tangkap Dua Pengedar Sabu
- Tiga Hari Menghilang Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas Disungai
- Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Riau, Saksi Gugup Beberkan Pemotongan 10 Persen
- Pendemo di Kantor Gubri, Protes Rencana Pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Rohul
- Awalnya Dikira Besi Tua,
Rupanya 2 Benda Ditemukan Karyawan PT. BIP Ujung Batu Granat Nanas

- Miliki Shabu 4 Kilogram, Teknisi Elektronik Dibekuk Polresta Pekanbaru
- Supir Sakaw, Innova Ringsek Nabrak Halte Bus di Jalan Soedirman Pekanbaru
- Rugikan Negara Rp1.7 M, Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi di Dipenda Riau
- Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap
- 5 Pelajar di Pekanbaru Tertangkap Pesta Sabu
- Warga Ujung Batu Ditemukan Sudah Membusuk di Kamarnya
- Penikmat Sekaligus Edar Sabu, 4 Pria Ditangkap Polres Bengkalis
- Miliki Sabu, Pegawai Honorer di Pinggir, Bengkalis Diamankan Polisi
- Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika
- Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku
- Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau
- Korupsi Lampu PJU Pekanbaru, Lima Terdakwa Divonis 14 Bulan dan 20 Bulan Penjara
- Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi
- Kapolri Dukung Peningkatan Pengawasan Wilayah Pesisir Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.196.208
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com