Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:38
Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:48
Bupati Inhil Buka Perkemahan Karya di Kecamatan Keritang

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:45
Meriahkan Milad Ke-108, Muhammadiyah Pekanbaru Taja Pawai Ta'aruf

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 20 Oktober 2017 14:54
Minta Uang Rp14 Juta ke Korban,
3 Oknum Penyidik Polres Pelalawan Dilaporkan ke Wasidik


Tiga penyidik Satreskrim Polres Pelalawan dilaporkan ke Mabes Polri dan Wasidik. Oknum penegak hukum ini diduga meminta uang ke korban perampasan mobil, namun kasus tak kunjung selesai.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 3 penyidik Satuan Reskrim Polres Pelalawan dilaporkan ke Mabes Polri, Kompolnas, serta Wasidik, Propam Polda dan Ombudsman Perwakilan Riau.

Pasalnya, ketiga penyidik ini meminta uang operasional kepada korban perampasan mobil, Iwan Sarjono Siahaan. Namun mobil Mitsubishi Pajero putih yang dirampas ayah dan abangnya sendiri itu tidak kunjung berhasil ditarik kembali.

"Saya betul betul kecewa. Uang operasional yang diminta sudah saya serahkan. Totalnya Rp14 juta, tetapi mobil saya yang dirampas tidak juga berhasil ditarik lagi,'' ucapnya kepada wartawan, kemarin malam.

Ketika memberikan keterangan itu, Iwan didampingi dua pengacaranya, Rudolf Naibaho SH dan Ramli Tambunan SH. Menurut Iwan, peristiwa perampasan mobil itu terjadi di Jalan RAPP Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, 20 September lalu.

Pelaku perampasan mobil tidak lain adalah ayah dan abang korban, Manaek Siahaan dan John Piter Siahaan. Sang ayah yang sudah bercerai dengan ibunda Iwan, menodongkan senjata Airsoftgun lantas membawa kabur mobil Pajero tersebut.

Perampasan mobil itu dikarenakan Manaek dan John Piter Siahaan menganggap mobil yang dirampas itu dibeli Iwan dari hasil panen sawit keluar seluas 50 haktare. "Padahal mobil itu diberikan Paman saya karena saya mengurus sawit beliau yang berada di Bukit Kesuma," ujar korban.

Pendek kata, sore itu juga Iwan melaporkan kejadian itu ke Polres Pelalawan. Laporan Iwan direspon, penyidik Satreskrim Polres tempat. Dengan menggunakan teknologi pelacak seluler diketahui ayah dan abangnya sedang berada di Jalan Lintas Timur, antara Simpang Intan-Kandis atau lewat sedikit Pasar Minggu jika dari arah Kota Pekanbaru.

Begitu posisi mobil sudah diketahui, tim penyidik masing masing berisial T dan dua anggotanya berinisial DS dan DN menyarankan jika ada uang operasional, mereka bisa menarik mobil yang dirampas itu.

Iwan pun setuju dengan tawaran itu. Dia pun merentalkan mobil Kijang Innova untuk ketiga oknum penyidik Polres ini. Lalu Iwan pun menanggupi memberikan uang tunai sebesar Rp4 juta kepada oknum penyidik tadi.

Dengan menggunakan dua mobil, korban pelapor dan 3 penyidik ini pun berangkat ke Simpang Intan. Sebelum berangkat mereka juga singgah di sebuah restoran ternama di Pekanbaru.

Singkat cerita, Iwan disarankan jangan ikut dalam operasi pengembalian mobilnya itu. Ini untuk menghindari terjadinya hal hal tak diinginkan. Lagi lagi korban pelapor menerima saran tersebut.

Penyidik ini kembali lagi menjumpai Iwan dan menyebutkan mobil dan ayahnya (pelaku perampasan) sudah ditahan di Polsek Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Untuk dapat mengeluarkan mobil dari status tahanan Polsek Pinggir, lagi lagi ketiga oknum Polres Pelalawan ini meminta uang operasional sebesar Rp10 juta. Berharap mobilnya dapat kembali Iwan tdak keberatan memberikan uang yang diminta kepada penyidik polisi itu.

"Dulunya, mereka menjanjikan paling lambat Selalu lalu, mobil sudah dapat kembali ke saya. Tetapi kenyataan mobil itu tetap di tangan bapak saya. Padahal uang yang diminta oknum penyidik yang jumlahnya Rp14 juta sudah saya keluarkan,'' katanya dengan nada kecewa.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi yang dihubungi riauterkinicom melalui telepon selulernya, Jumat (20/10/17), mengaku baru mengetahui peristiwa itu. Dia berjanji akan mengecek dulu perkara tersebut.

"Maaf bro, masih ada giat (kegiatan, Red). Nanti saya cek dan saya jawab melalui WA (WhatApps)-nya,'' katanya melalui sambungan telepon seluler.***(son)

Keterangan foto : Korban perampasan mobil, Iwan S Siahaan (kiri) didampingi 2 pengacaranya saat memberikan keterangan kepada wartawan, kemarin malam.



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri

- 1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis

- Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1
- Jatuh ke Sungai Saat Merawai,
Penderita Epilepsi di Concong, Inhil Tewas Tenggelam

- Kisah Novia, Nyaris Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Bengkalis
- Bertabrakan dengan Mobil Terano, Warga Kuansing Ini Meninggal Dunia
- Razia di Jalan Raya,
Polres Siak Amankan 260 Hp Diduga Ilegal dan 3 Pria

- Tidak Cukup Bukti,
Wanita Cantk Terduga Pembawa Sabu ke Lapas Bengkalis Ini Dibebaskan Polisi

- Ayah Bejat di Rohul Ini Cabuli Anak Tirinya Berulang Kali
- Edarkan Ganja, 2 Pria di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Polsek Tapung, Kampar Ringkus Seorang Pengedar Shabu
- Modus Gunakan Jasa Travel, Pengiriman Paket Sabu-sabu dan Ekstasi di Pekanbaru Dibongkar Polisi
- Ekspos 2,95 Kilogram Sabu, Kapolres Bengkalis Akui Kurir Dikendalikan dari Lapas Banjarmasin
- Napi Narkoba WN Malaysia Kabur Dari Lapas Bengkalis
- Korban Dicekoki Miras, Oknum Ketua RT di Pelalawan Dua Kali Gagahi Gadis 15 Tahun
- Seorang Nenek Ditemukan Tewas Terapung di Tanah Merah, Inhil
- Ratusan Buruh dari Desa Pekan Tua Demo Kantor Bea Cukai Tembilahan
- Dikabarkan Kuasa Dicabut,
Pengacara Tersangka Korupsi RTH Tetap Ajukan Prapid

- Korupsi Dana Diksar Satpol PP Bengkalis,
Kasatpol PP dan Kasi Ops Dihukum 1 Tahun 4 Bulan Penjara

- Setahun DPO, Pelaku Curas Ditangkap Polsek Tembilahan, Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.162.166.214
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com