Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 19 September 2017 15:57
Polres dan Kejari Rohul Gelar Perkara Suami Bunuh Istri di Kabun

Polres Rohul bersama Kejari gelar reka ulang penganiayaan seorang suami terhadap istri di Kabun. Rekontruksi dengan 15 adekan menjadi tontonan warga.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Penyidik Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu (Rohul) gelar rekontruksi atau reka ulang penganiyaan di Kecamatan Kabun dilakukan seorang suami Aliani Taulambanua (27)‎ kepada istrinya Felistia Giawa (23).

Reka ulang, Senin (18/9/17) siang, menjadi tontonan warga sekitar dan dihadiri pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul yakni Riki Saputra SH dan Junaidi SH.

Sedikitnya ada 15 adegan diperankan oleh tersangka Aliani saat dirinya bersama istrinya Felistia Giawa di gubuk di tengah kebun kelapa sawit warga.‎

Meski sudah status tersangka oleh penyidik, dan berkas sudah tahap satu, namun pada reka ulang, tersangka Aliani tetap tidak mengakui bahwa dia pelaku pembunuhan terhadap istrinya.‎

"Dia (tersangka) tetap berpendiarian kalau dia tidak melakukan pembunuhan terhadap istrinya (Felistia)," ungkap Jaksa Kejari Rohul, Riki Saputra, Selasa (19/9/17).

Riki mengungkapkan reka ulang merupakan salah satu dari sekian banyak cara penyidik untuk menggali hingga ditemukan bukti-bukti suatu perkara. Setelah reka ulang, pihak penyidik harus melengkapi berkas sesuai petunjuk yang sudah diberikan jaksa penuntut umum (JPU).

"Nanti JPU menyimpulkan apakah perkara ini layak untuk dilanjutkan ke persidangan atau tidak. Dan ini lewat instrumen P21," pungkas Riki.

Kepolisian membutuhkan waktu lama untuk mengungkap pelaku pembunuhan. Dari hasil penyidikan lebih kurang 4 bulan, akhirnya Penyidik Satreskrim Polres Rohul bersama Polsek Kabun dan Kejari Rohul menetapkan suami korban Felistia bernama Aliani Taulambanua sebagai tersangka tunggal.

Tersangka Aliani sempat kritis dan dirawat di rumah sakit cukup lama. Ia mengalami luka di bagian dada yang diakuinya ia dan istrinya dianiaya orang tidak dikenal. Setelah sembuh, tersangka tinggal di Kota Pekanbaru.

Terduga pelaku Aliani akhirnya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik bersama Kejaksaan melakukan empat kali gelar perkara‎.

Felistia Giawa, warga Simpang Kokar Desa Aliantan, Kecamatan Kabun ditemukan tewas bersimbah darah di dalam sebuah gubuk di kebun sawit warga setempat, Ahad (23/4/17) sekira pukul 13.00 WIB.

Tak jauh dari korban, ditemukan juga tubuh Aliani yang bersimbah darah dan dalam kondisi kritis, mengalami luka tusuk senjata tajam di bagian dadanya.

Setelah diambil kesimpulan dalam penetapan tersangka pada gelar perkara, Sabtu (29/7/17), diketahui keberadaan pelaku saat itu sedang berada di Pekanbaru. Kapolsek Kabun AKP Masjang dan anggota dibantu Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M. Wirawan, SIK dan anggota kemudian menuju Pekanbaru.

Tersangka Aliani diciduk petugas di salah satu rumah di Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, tanpa perlawanan. Selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolsek Kabun guna proses lebih lanjut.***(zal)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh

- Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau
- Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Pekanbaru Gegerkan Warga

- Minta Uang Rp14 Juta ke Korban,
3 Oknum Penyidik Polres Pelalawan Dilaporkan ke Wasidik

- Pungli Terhadap Tahanan, Mantan Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk Segera Diadili
- Tersulut Api Pembakaran Arang,
Tubuh Karyawati Salon di Labuh Baru Barat Pekanbaru Hangus Terbakar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.50.28
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com