Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Pebruari 2018 19:45
LE Mulai Kampanyekan Prabowo-Cak Imin untuk Pilpres 2019

Ahad, 25 Pebruari 2018 16:38
Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:48
Capella Honda Serahkan Unit PCX150 Kepada 10 Konsumen Pembeli Perdana

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:43
Ini Rencana Besar Pasangan AYO untuk Kota Dumai

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:56
KBM di Desa Koto Ranah, Mahasiswa UPP Rohul Merasa Pulang Kampung

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:53
Arminareka Perdana Berangkatkan Ratusan Jemaah Umroh Asal Rohul Maret 2018

Ahad, 25 Pebruari 2018 13:22
Puluhan Tokoh Masyarakat Tenayan Dukung dan Siap Menangkan Firdaus-Rusli

Ahad, 25 Pebruari 2018 10:19
Sudah Diikuti 1.600 Murid, Diluncurkan Didikan Subuh Quran di Bengkalis

Ahad, 25 Pebruari 2018 10:17
Plt Wako Kampanyekan '"Pekanbaru Bersih, Bisa Kok" di Car Free Day

Ahad, 25 Pebruari 2018 09:37
Pendiri SLB Fajar Amanah Sebut Cuma Andi Rachman Peduli Kaum Difabel dan Disabilitas



loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 September 2017 15:57
Polres dan Kejari Rohul Gelar Perkara Suami Bunuh Istri di Kabun

Polres Rohul bersama Kejari gelar reka ulang penganiayaan seorang suami terhadap istri di Kabun. Rekontruksi dengan 15 adekan menjadi tontonan warga.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Penyidik Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu (Rohul) gelar rekontruksi atau reka ulang penganiyaan di Kecamatan Kabun dilakukan seorang suami Aliani Taulambanua (27)‎ kepada istrinya Felistia Giawa (23).

Reka ulang, Senin (18/9/17) siang, menjadi tontonan warga sekitar dan dihadiri pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul yakni Riki Saputra SH dan Junaidi SH.

Sedikitnya ada 15 adegan diperankan oleh tersangka Aliani saat dirinya bersama istrinya Felistia Giawa di gubuk di tengah kebun kelapa sawit warga.‎

Meski sudah status tersangka oleh penyidik, dan berkas sudah tahap satu, namun pada reka ulang, tersangka Aliani tetap tidak mengakui bahwa dia pelaku pembunuhan terhadap istrinya.‎

"Dia (tersangka) tetap berpendiarian kalau dia tidak melakukan pembunuhan terhadap istrinya (Felistia)," ungkap Jaksa Kejari Rohul, Riki Saputra, Selasa (19/9/17).

Riki mengungkapkan reka ulang merupakan salah satu dari sekian banyak cara penyidik untuk menggali hingga ditemukan bukti-bukti suatu perkara. Setelah reka ulang, pihak penyidik harus melengkapi berkas sesuai petunjuk yang sudah diberikan jaksa penuntut umum (JPU).

"Nanti JPU menyimpulkan apakah perkara ini layak untuk dilanjutkan ke persidangan atau tidak. Dan ini lewat instrumen P21," pungkas Riki.

Kepolisian membutuhkan waktu lama untuk mengungkap pelaku pembunuhan. Dari hasil penyidikan lebih kurang 4 bulan, akhirnya Penyidik Satreskrim Polres Rohul bersama Polsek Kabun dan Kejari Rohul menetapkan suami korban Felistia bernama Aliani Taulambanua sebagai tersangka tunggal.

Tersangka Aliani sempat kritis dan dirawat di rumah sakit cukup lama. Ia mengalami luka di bagian dada yang diakuinya ia dan istrinya dianiaya orang tidak dikenal. Setelah sembuh, tersangka tinggal di Kota Pekanbaru.

Terduga pelaku Aliani akhirnya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik bersama Kejaksaan melakukan empat kali gelar perkara‎.

Felistia Giawa, warga Simpang Kokar Desa Aliantan, Kecamatan Kabun ditemukan tewas bersimbah darah di dalam sebuah gubuk di kebun sawit warga setempat, Ahad (23/4/17) sekira pukul 13.00 WIB.

Tak jauh dari korban, ditemukan juga tubuh Aliani yang bersimbah darah dan dalam kondisi kritis, mengalami luka tusuk senjata tajam di bagian dadanya.

Setelah diambil kesimpulan dalam penetapan tersangka pada gelar perkara, Sabtu (29/7/17), diketahui keberadaan pelaku saat itu sedang berada di Pekanbaru. Kapolsek Kabun AKP Masjang dan anggota dibantu Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M. Wirawan, SIK dan anggota kemudian menuju Pekanbaru.

Tersangka Aliani diciduk petugas di salah satu rumah di Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, tanpa perlawanan. Selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolsek Kabun guna proses lebih lanjut.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi

- Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit
- Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi
- Polda Riau Tetapkan Empat Tersangka Karhutla
- Minta Makan Enak tak Dituruti, Anak Sakit Jiwa di Siak Bunuh Bapaknya
- Egrek Sawit Nyangkut Kabel Listrik, Buruh PT Indosawit Tewas Kesetrum
-
- Bobol Showroom di Pekanbaru, Kawanan Maling Gondol 5 Unit Mobil Bekas
- Ikat 2 Penjaga, Kawanan Rampok Gasak Komponen Alat Berat di Bonai Darussalam
- Kalah dari PT Hutahaean di Sidang Prapid,
Tentukan Langkah Selanjutnya, Polda Riau akan Berkoordinasi dengan Kejati

- Kepergok Satpam di Stadion Utama Riau,
Seorang Juru Parkir Diciduk usai Mencuri Tiang Lampu Taman

- Kawanan Rampok Gasak Uang Rp700 Juta di Gudang Distributor PT. Perintis Ujungbatu
- Pencuri HP Ditangkap Polsek Tambusai Saat Sedang Service di Toko Ponsel
- Utamakan Keselamatan Masyarakat,
Sat Lantas Polres Pelalawan Sebar Spanduk Imbauan di Berbagai Titik

- Kantongi 8 Paket Sabu,,  Sat Narkoba Polres Siak Tangkap Terduga Pengedar
- Dishub Dumai Razia Mobil Angkut Cangkang Sawit di Terminal Barang
- Satres Narkoba Polres Kampar Ringkus Buron Bandar Sabu
- Menangkan PT PSJ Warga Pangkalan Gondai Dukung Putusan Hakim PN Pelalawan
- Sidang Pemalsuan Surat Tanah,
Saksi Ngaku Pernah Diminta Batalkan Jual Beli Lahan

- Gabungan Polda Riau dan Mabes Polri Tangkap Pelaku Hate Speech Medsos


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.253.34
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com