Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Nopember 2017 12:00
Resmikan BPPSI, Gubri Berharap Segera Beroperasi Industri Turunan Sawit di Riau

Kamis, 23 Nopember 2017 11:57
KPA Inhil Belajar Penanggulangan AIDS di Bali

Kamis, 23 Nopember 2017 09:35
UNRI EXPO 2017, Cara Lahirkan Mahasiswa Kreatif dan Cinta Lingkungan

Kamis, 23 Nopember 2017 08:44
BPPSI Diresmikan Hari ini, Riau Miliki Balai Pengembangan Produk Turunan Sawit

Kamis, 23 Nopember 2017 07:24
34 Panwascam di Bengkalis Digembleng Bimtek Pengawasan Pilgubri 2018

Kamis, 23 Nopember 2017 07:17
5 Desember 2017, PWI Dumai Gelar Konferkot

Kamis, 23 Nopember 2017 07:03
Berbiaya Rp3,2 Miliar,
Rute Tour de Siak 5 Dipangkas Akibat Jalan Provinsi Rusak


Rabu, 22 Nopember 2017 21:46
Kabur dari Lapas Pekanbaru, Satriandi Dijemput oleh Dua Orang

Rabu, 22 Nopember 2017 20:53
Lawan Pungli di Sekolah, Repdem Riau Siapkan Konsolidasi dengan Masyarakat

Rabu, 22 Nopember 2017 20:17
Polres Dumai Amankan Tiga Pelaku Pungli Sopir Tangki

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 13 September 2017 20:26
Maling Motor di Masjid,
Seorang Pencuri di Kuansing Nyaris Tewas Dihajar Massa


Nasib apes menimpa seorang pencuri di Desa Titian Modang Kopah, Kuansing. Belum sempat melarikan motor jamaah Mesjid Al-Hidayah, Pelaku tertangkap dan dihakimi massa.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Nyawa NG beruntung dapat tertolong. Setelah menjadi bulan bulanan warga saat dirinya ketahuan hendak melarikan sepeda motor milik jamaah Mesjid Al-Hidayah Desa Titian Modang Kopah' Kecamatan Kuantan Tengah tadi subuh, Rabu (13/9/17). Akibat kelakuan nya tersebut, NG kritis dan dirawat intensif di RSUD Teluk Kuantan.

Wajah dan badanya remuk dihajar oleh sekira 300 orang yang geram dengan ulah pelaku. Apalagi selama ini warga sering kemalingan sepeda motor disaat jamaah sedang menunaikan salat subuh.

Yang membuat geram lagi, NG saat ditanya sempat bersikeras bahwa motor tersebut miliknya. Padahal motor tersebut milik salah satu jemaah mesjid Al-Hidayah yang sedang menunaikan sholat subuh waktu itu .

Menurut pengakuan jamaah, sebelum menunaikan salat subuh gelagat NG ini sudah terlihat mencurigakan. Mondar mandir kesana kemari. Namun pelaku tidak menunaikan shalat seperti jamaah lainya.

Saat NG memegang sebuah sepeda motor, salah seorang jemaah berhenti shalat dan keluar lalu menghampirinya. Jemaah itu bertanya: kenapa tak salat dan NG dengan enteng menjawab sebentar lagi.

Lalu, jemaah tersebut kembali masuk ke masjid untuk melanjutkan salat. Namun jemaah itu kembali melihat pelaku mendorong motor ke luar pagar. Melihat hal itu, lansung berlari mengejar pelaku.

Ketika ditanya jemaah tentang motor yang didorongnya, NG mengaku itu motornya. Padahal, disaat itu terdapat jemaah pemilik motor yang diklaim NG miliknya. Namun NG bersikukuh dengan memperlihatkan kunci motor.

Setelah itu, NG menunjuk sepeda motor lain sebagai motornya. Ternyata, motor tersebut juga milik jemaah yang lain. Karena geram dengan ulah NG, warga langsung menangkap pelaku dan menjadi bulan-bulanan. Akibatnya, pelaku mengalami luka seriua di bagian kepala. Sebagian wajah babak belur dipukul warga dan terkapar ditanah.

Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang, SIk MH melalui Kasubag Humas AKP G. Lumban Toruan menyatakan bahwa pelaku sudah diamankan beserta barang bukti.

"Selain satu unit sepeda motor, kita juga mengamankan kunci T dan sebilah pisau serta KTP pelaku," ujar Lumban.

Menurut Lumban usai pelaku dihakimi massa, Polisi kemudian datang ke TKP atas informasi warga lainnya dan membawa pelaku yang sekaTertangkap saat hendak melarikan sepeda motor jemaah mesjid Al-Hidayah desa Titian Modang Kopah kecamatan Kuantan Tengah, salah seorang maling motor NG ( 27 ) kritis dihajar massa, Rabu ( 12/9/2017 ) sekira pukul 05.00 Wib subuh. Sekarang NG tengah kritis dan dirawat intensif di RSUD Teluk Kuantan.

Wajah dan badan NG remuk dihajar oleh lebih kurang 300 massa yang geram dengan ulah pelaku. Apalagi selama ini warga sering kemalingan sepeda motor. Ironisnya lagi saat tertangkap, NG sempat bersikeras bahwa motor tersebut miliknya, padahal motor tersebut milik salah satu jemaah mesjid Al-Hidayah yang sedang menunaikan sholat subuh waktu itu .

Saat NG hendak beraksi mencuri motor, sebagian jemaah yang hendak sholat curiga dengan gerak gerik pelaku dan membuat mereka tak khusuk dalam melaksanakan salat berjamaah. Saat NG memegang sebuah sepeda motor, salah seorang jemaah berhenti shalat dan keluar lalu menghampirinya.

Jemaah itu bertanya, kenapa tak salat dan NG dengan enteng menjawab sebentar lagi.

Lalu, jemaah tersebut kembali masuk ke masjid untuk melanjutkan salat. Namun jemaah itu kembali melihat pelaku mendorong motor ke luar pagar. Melihat hal itu, lansung berlari mengejar pelaku.

Ketika ditanya jemaah tentang motor yang didorongnya, NG mengaku itu motornya. Padahal, disaat itu terdapat jemaah pemilik motor yang diklaim NG miliknya. Namun NG bersikukuh dengan memperlihatkan kunci motor.

Setelah itu, NG menunjuk sepeda motor lain sebagai motornya. Ternyata, motor tersebut juga milik jemaah yang lain. Karena geram dengan ulah NG, warga langsung menangkap pelaku dan menjadi bulan-bulanan. Akibatnya, pelaku mengalami luka seriua di bagian kepala. Sebagian wajah babak belur dipukul warga dan terkapar ditanah.

Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang, SIk MH melalui Kasubag Humas AKP G. Lumban Toruan menyatakan bahwa pelaku sudah diamankan beserta barang bukti.

"Selain satu unit sepeda motor, kita juga mengamankan kunci T dan sebilah pisau serta KTP pelaku," ujar Lumban.

Menurut Lumban usai pelaku dihakimi massa, Polisi kemudian datang ke TKP atas informasi warga lainnya dan membawa pelaku yang sekarat ke RSUD untuk mendapatkan perawatan intensif.*** ( dri/rls ).



Berita Hukum lainnya..........
- Kabur dari Lapas Pekanbaru, Satriandi Dijemput oleh Dua Orang
- Polres Dumai Amankan Tiga Pelaku Pungli Sopir Tangki
- Todongkan Senpi, Satriandi si Penjahat Kakap Kasus Pembunuhan Kabur dari Lapas Pekanbaru
- Perkosa Nenek 61 Tahun, Pria di Bengkalis Dituntut 6 Tahun Penjara
- Supir Mengantuk, Mobil Avanza Seruduk Tugu Songket Pekanbaru
- Pelaku Utama Prmbunuhan Disertai Mutilasi di Rupat Divonis Hukuman Mati
- Kotban Rugi Rp117 Juta, Polresta Pekanbaru Tangkap Dua Penipu Modus Merah Delima
- Petikan Putusan MA, Johar dan Suparman Divonis 6 Tahun Penjara
- Tabrak Bocah Hingga Tewas,
Berkas Anggota DPRD Bengkalis Dilimpahkan ke Kejari

- Wabup Meranti Rela Berpanas-panas Teirma Mahasiswa Pendemo
- Pendemo Diterima DPRD Meranti, Mahasiswa Sampaikan 6 Tuntutan
- Sidang Korupsi Dana Kasda, Dua Pejabat Inhu Dituntut 1,5 Tahun Penjara
- Berdemo, Ratusan Mahasiswa Desak Bupati Meranti Cairkan Beasiswa
- Berprestasi, Sejumlah Personil Polres Inhil Diberi Penghargaan
- Kedapatan Bawa Ekstasi, Oknum ASN Kampar Diamankan di KTV Permata Pekanbaru
- Sigap Gunakan Racun Api, Toko Andalas Baja Duri Lolos dari Kebakaran
- Napi WN Malaysia Kabur, Diduga Ada Kesalahan Prosedur Petugas Lapas Bengkalis
- Hindari Penyalahgunaan Narkoba, 43 Staf PN Bengkalis di Tes Urine Mendadak
- Napi WN Malaysia Kabur, Lapas Bengkalis Koordinasi dengan Imigrasi
- Korupsi BTT Pelalawan,
Dua Putra Bupati HM Harris Bersaksi di PN Tipikor Pekanbaru



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.2.131
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com