Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Nopember 2017 12:00
Resmikan BPPSI, Gubri Berharap Segera Beroperasi Industri Turunan Sawit di Riau

Kamis, 23 Nopember 2017 11:57
KPA Inhil Belajar Penanggulangan AIDS di Bali

Kamis, 23 Nopember 2017 09:35
UNRI EXPO 2017, Cara Lahirkan Mahasiswa Kreatif dan Cinta Lingkungan

Kamis, 23 Nopember 2017 08:44
BPPSI Diresmikan Hari ini, Riau Miliki Balai Pengembangan Produk Turunan Sawit

Kamis, 23 Nopember 2017 07:24
34 Panwascam di Bengkalis Digembleng Bimtek Pengawasan Pilgubri 2018

Kamis, 23 Nopember 2017 07:17
5 Desember 2017, PWI Dumai Gelar Konferkot

Kamis, 23 Nopember 2017 07:03
Berbiaya Rp3,2 Miliar,
Rute Tour de Siak 5 Dipangkas Akibat Jalan Provinsi Rusak


Rabu, 22 Nopember 2017 21:46
Kabur dari Lapas Pekanbaru, Satriandi Dijemput oleh Dua Orang

Rabu, 22 Nopember 2017 20:53
Lawan Pungli di Sekolah, Repdem Riau Siapkan Konsolidasi dengan Masyarakat

Rabu, 22 Nopember 2017 20:17
Polres Dumai Amankan Tiga Pelaku Pungli Sopir Tangki

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 23 Agustus 2017 13:54
Demo di PTPN V Kebun Tandun, FSPTI Dua Kabupaten Desak Bongkar-muat Tanpa Kontraktor

Ratusan anggota FSPTI Kampar dan Rohul berdemo di PTPN V Kebun Tandun. Mereka mendesak kegiatan bongkar dan muat sawit tidak lagi melalui kontraktor.

Riauterkini-KAMPAR- Ratusan anggota Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI)-KSPSI PUK Tapung Hulu-Kampar, dan FSPTI PUK Koto Tandun-Rokan Hulu (Rohul) demontrasi di Kantor PTPN V Kebun Tandun, Rabu (23/8/17).‎

‎ Ada dua tuntutan d‎isampaikan pendemo dari anggota FSPTI dari dua daerah‎, pertama mendesak‎ manajemen PTPN V Kebun Tandun memberikan lapangan kerja untuk masyarakat sekitar areal Hak Guna Usaha (HGU) yang ada di sembilan afdeling.‎

Kedua, massa menuntut PTPN V Kebun Tandun membayarkan kelayakan upah bongkar muat Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit sesuai Perda Kabupaten Kampar Nomor: 525/ Dinsosnaker/‎ 2016/ 501.

Aksi massa‎ yang akan menyampaikan aspirasi ke Kantor PTPN V Kebun Tandun sempat dihalangi ratusan personel Polres Kampar dan TNI yang sudah berjaga di pintu masuk Rumah Sakit Tandun.

Setelah melalui negosiasi dengan pihak Kepolisian, hanya beberapa per‎wakilan saja yang bisa bertemu dan mediasi dengan manajemen di Kantor PTPN V Kebun Tandun.‎

Pada aksi demonya, massa meminta dan mendesak PTPN V Kebun Tandun menyerahkan kerja ‎bongkar muat TBS kelapa sawit tidak melalui pihak ketiga lagi atau vendor, namun langsung dikelola FSPTI-KSPSI.‎

Ketua PUK FSPTI Talang Danto Suryono,‎ didampingi Wakil Sekretaris PUK SPTI Talang Danto mengatakan demontrasi diikuti ratusan massa PUK FSPTI-KSPSI di Kecamatan Tapung Hulu, seperti dari Talang Danto, ‎Sinama Nenek, Kasikan, Sei Garo, dan Danau Lancang,‎ serta massa dari PUK FSPTI Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Rohul.‎

Massa menilai upah bongkar muat TBS sawit dibayarkan melalui kontraktor cukup kecil diterima buruh, masih di bawah upah minimum.

Padahal, ungkap Suryono, sesuai ‎Perda Kampar Nomor 525/ Disosnaker/ 2016,‎ upah bongkar muat TBS sawit‎ ditetapkan ‎Rp21,835 per kg untuk kerja bo‎ngkar, dan Rp23,293 per kg untuk kerja muat TBS.

Apalagi, sambung Haryono, PTPN V Kebun Tandun baru melakukan pembaruan HGU atau replanting, namun perusahaan plat merah ini belum memberikan peluang lapangan kerja untuk masyarakat sekitar HGU dengan upah yang layak.

"‎Kita meminta kejelasan penetapan upah minimum ini,"‎ katanya.

"Kami cuma minta kerja, bukan ngajak perang," tutup Suryono.***(zal)‎



Berita Hukum lainnya..........
- Kabur dari Lapas Pekanbaru, Satriandi Dijemput oleh Dua Orang
- Polres Dumai Amankan Tiga Pelaku Pungli Sopir Tangki
- Todongkan Senpi, Satriandi si Penjahat Kakap Kasus Pembunuhan Kabur dari Lapas Pekanbaru
- Perkosa Nenek 61 Tahun, Pria di Bengkalis Dituntut 6 Tahun Penjara
- Supir Mengantuk, Mobil Avanza Seruduk Tugu Songket Pekanbaru
- Pelaku Utama Prmbunuhan Disertai Mutilasi di Rupat Divonis Hukuman Mati
- Kotban Rugi Rp117 Juta, Polresta Pekanbaru Tangkap Dua Penipu Modus Merah Delima
- Petikan Putusan MA, Johar dan Suparman Divonis 6 Tahun Penjara
- Tabrak Bocah Hingga Tewas,
Berkas Anggota DPRD Bengkalis Dilimpahkan ke Kejari

- Wabup Meranti Rela Berpanas-panas Teirma Mahasiswa Pendemo
- Pendemo Diterima DPRD Meranti, Mahasiswa Sampaikan 6 Tuntutan
- Sidang Korupsi Dana Kasda, Dua Pejabat Inhu Dituntut 1,5 Tahun Penjara
- Berdemo, Ratusan Mahasiswa Desak Bupati Meranti Cairkan Beasiswa
- Berprestasi, Sejumlah Personil Polres Inhil Diberi Penghargaan
- Kedapatan Bawa Ekstasi, Oknum ASN Kampar Diamankan di KTV Permata Pekanbaru
- Sigap Gunakan Racun Api, Toko Andalas Baja Duri Lolos dari Kebakaran
- Napi WN Malaysia Kabur, Diduga Ada Kesalahan Prosedur Petugas Lapas Bengkalis
- Hindari Penyalahgunaan Narkoba, 43 Staf PN Bengkalis di Tes Urine Mendadak
- Napi WN Malaysia Kabur, Lapas Bengkalis Koordinasi dengan Imigrasi
- Korupsi BTT Pelalawan,
Dua Putra Bupati HM Harris Bersaksi di PN Tipikor Pekanbaru



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.2.131
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com