Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Agustus 2017 07:29
Cabuli Gadis 13 Tahun, Warga Bengkalis Ditangkap Polisi

Rabu, 23 Agustus 2017 07:25
Bakal Dibuka Gubri, Sebanyak 193 Team Mulai Hari ini Adu Cepat di Pacu Jalur 2017

Selasa, 22 Agustus 2017 21:11
Pertengahan 2017, Peserta BPJS Kesehatan Pekanbaru Tembus Angka 1,7 Juta Jiwa

Selasa, 22 Agustus 2017 21:02
Diapresiasi Bupati,
Bakaroh, Cara Warga Sungai Intan, Inhil Jaga Ekosistem Sungai


Selasa, 22 Agustus 2017 19:52
Kemendikbud Sahkan 11 Warisan Budaya Tak Benda Riau

Selasa, 22 Agustus 2017 19:48
Smartfren Berikan Bonus Hingga 13 GB dengan Pembelian Kartu Perdana

Selasa, 22 Agustus 2017 19:16
Periode Kedua, Senator Riau Gafar Usman Kembali Pimpin BAP DPD RI

Selasa, 22 Agustus 2017 19:12
Harus Bijak Menggunakan Medsos,
Kemenko PMK Tanamkan Revolusi Mental kepada Puluhan Pelajar di Riau


Selasa, 22 Agustus 2017 18:10
Angkutan Online Hadir di Pekanbaru, Pejabat Pemko Jadi Galau

Selasa, 22 Agustus 2017 18:04
Terbaring Lemas di RSUD Arifin Ahmad,
Jantung Bocor, Dizan Tunggu Uluran Tangan Par Dermawan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 11 Agustus 2017 20:39
Pukul Polantas, Panglima akan Proses Anggotanya Sesuai Hukum yang Berlaku

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo angkat bicara terkait peristiwa pemukulan terhadap polantas lintas oleh anggota Korem Pekanbaru. Gatot menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

Riauterkini-JAKARTA- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo angkat bicara terkait peristiwa pemukulan terhadap polisi satuan lalu lintas oleh anggota Komando Resor Militer Pekanbaru. Gatot menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

Menurut dia, pelaku pemukulan sudah ditahan di Denpom 1/3 Pekanbaru. "Anggota tersebut sekarang sudah ditahan di Denpom 1/3 Pekanbaru," ujar Gatot seperti dikutip dari keterangan pers Pusat Penerangan Mabes TNI, Jumat (11/8/17).

Gatot menyebutkan bahwa anggota TNI berinisial WS itu akan diproses sesuai hukum yang berlaku. "Yang bersangkutan tetap akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," sebut Gatot.

Sebelumnya, viral di media sosial sebuah video yang menampilkan pria berseragam TNI membentak anggota polantas yang juga sedang mengendarai motor. Tidak jelas apa yang dikatakan anggota TNI itu, namun nada suaranya tinggi.

Sementara, anggota polisi terlihat berbicara dengan tenang. WS, anggota TNI tersebut, kemudian menghampiri anggota polisi lebih dekat dan memukul bagian belakang helmnya.

Anggota polisi bernama Yoga itu langsung turun dari motornya dan masih mencoba berbicara dengan tenang. Akan tetapi, WS itu masih emosi dan menendang motor putih Yoga.

Peristiwa ini menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi. Sambil masih terbalut emosi, WS naik ke motornya dan meninggalkan lokasi. Yoga juga menjalankan motornya kembali.

Tak lama berselang, WS berhenti lagi dan turun dari motornya. Ia kembali memarahi Yoga yang berada di belakangnya. Kemudian anggota polisi lain datang dan merangkul WS untuk menenangkannya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
saniabolavita
Ingin Coba Permainan Seru? join b-o-l-a-v-i-t-a Proses Depo dan WD tercepat Anda Harus Mencoba nya! Daftar dan Ambil Bonus nya Info : whats up : 6281377055002 BBM: D8C363CA (NEW)


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Cabuli Gadis 13 Tahun, Warga Bengkalis Ditangkap Polisi
- Tak Bergeming Atas Pledoi Terdakwa,
Vonis Oknum PNS Pelalawan Terjerat Pungli Selasa Depan

- ‎Ditembak Pelaku, Korban Perampokan di Pergudangan Angkasa II Selamat
- ‘Makan’ Dana Desa,
Mantan Pj Kades Batang Duku, Bengkalis Ditetapkan Tersangka

- Polsek Ujung Batu, Rohul Musnahkan Sabu Senilai Rp4 Juta
- Perampokan di Pergudangan Angkasa II Pekanbaru,
Pelaku Mengincar Nasabah Bank yang Baru Tarik Tunai

- Sidang SK Honorer Palsu,
Tiga Terdakwa Ungkap Mengalirnya Uang ke Oknum Pejabat Rohul



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.185.195
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com