Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Desember 2017 10:11
Konsleting Listrik, Rumah Seorang Wartawan di Pekanbaru Terbakar

Sabtu, 16 Desember 2017 05:40
Ratusan Triliun Disumbangkan ke Negara, Apkasindo Dorong Riau Rebut DBH CPO

Jum’at, 15 Desember 2017 20:14
Kades Sudah tidak Beraktivitas,
Plt Bupati Rohul Janji Selesaikan Sengketa Lima Desa


Jum’at, 15 Desember 2017 18:41
Gubri dan Kasad Hadiri Puncak Peringatan HJK TNI AD ke-72

Jum’at, 15 Desember 2017 16:58
Ahad, Ayo Makan Ikan di Lapangan Tugu Bengkalis

Jum’at, 15 Desember 2017 16:54
BC Bengkalis Naik Tingkat dari Pratama ke Madya

Jum’at, 15 Desember 2017 16:16
Idana, Penyandang Disabilitas Asal Rohul Terima Kaki Palsu di Hari Juang Kartika

Jum’at, 15 Desember 2017 16:09
Daftar XL Prioritas di Penghujung 2017, Nikmati Diskon 50 Persen SEpanjang 2018

Jum’at, 15 Desember 2017 15:55
Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi

Jum’at, 15 Desember 2017 15:49
Tanoto Foundation dan RAPP Gelar Kampanye Membaca di Dua Kabupaten

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 11 Agustus 2017 16:55
Perkara Palsukan TTD Bupati Bengkalis,
Pengelola Percetakan Bantah Kongkalikong dengan Tersangka


Pengelola percetakan Gunadharma mengakui jita scan TTD Bupati Bengkalis dilakukan ditempatnya. Namun ia membantah jika ada berkolusi dengan tersangka.

Riauterkini-BENGKALIS- Pengelola Percetakan Gunadharma Bengkalis mengakui jika disebut sebagai tempat scan tanda tangan (TTD) Bupati Bengkalis Amril Mukminin. Namun, Gunadharma menegaskan, tidak berkolusi atau kongkalikong apalagi terlibat tujuan dan maksud dari scan tanda tangan itu, kemudian akhirnya berujung pada tindak pidana.

“Ya memang scan di sini, waktu itu ada karyawan kami melayani Ar untuk melakukan hal itu, tapi kami tidak mengetahui tujuannya. Kami juga sudah berkali-kali dipanggil pihak kepolisian dimintai keterangan,” ungkap Penanggungjawab Gunadharma Wawan ketika ditemui sejumlah wartawan di Gunadharma, Jalan Senayan, Kelurahan Damon, Bengkalis, Jum’at (11/8/17).

Wawan juga menyatakan, satu set perangkat komputer dan scanner milik Gunadharma disita aparat kepolisian untuk dijadikan barang bukti atas tindak pidana palsukan tanda tangan bupati tersebut.

“Satu set komputer diambil petugas kepolisian sekitar akhir Juni lalu, untuk barang bukti,” kata Wawan lagi.

Seperti diketahui, kasus pemalsuan TTD Bupati Bengkalis Amril Mukminin ini menyangkut rencana diterbitkannya izin prinsip untuk pembangunan kepariwisataan di Pulau Rupat diberikan kepada PT. Bumi Rupat Indah (BRI). Belum resmi ditandatangai, dokumen izin prinsip sudah diterima PT. BRI, dan setelah dilakukan penyelidikan, ternyata dokumen merupakan tanda tangan palsu palsu Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Hingga kini, pihak kepolisian sudah menetapkan dua tersangka, pertama seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) MA alias Ar pada 25 Juli 2017, bertugas di Dinas Perpustakaan dan kedua tersangka Buk, diduga sebagai penghubung perusahaan PT. BRI ditetapkan sebagai tersangka sekaligus ditahan pada Selasa (8/8/17) lalu.***(dik)

Foto : Percetakan Gunadharma tempat scan tanda tangan Bupati Bengkalis Amril Mukminin.



Berita Hukum lainnya..........
- Konsleting Listrik, Rumah Seorang Wartawan di Pekanbaru Terbakar
- Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi
- Terdakwa Korupsi Dana Anggaran Bappeda Rohil Minta Keringanan Hukuman, JPU Tetap Pada Dakwaan
- Polsek Kateman Tangkap Terduga Pelaku Perampokan
- Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri
-
- Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis
- Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Bandar Sabu 40 Kg
- Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Kejari Kepulauan Meranti Tetapkan 4 Tersangka

- Belum Siap, Jaksa Batal Tuntut Pegawai Rutan Terjerat Pungli
- Korupsi ADD, Seorang Mantan Kades di Rohil Divonis 4 Tahun Penjara
- Buntut Pemanggilan Kejari,
Rekanan Sebut Oknum PPK Disdik Pelalawan Minta 'Setoran'

- Polda Riau Musnahkan 17 Kg Sabu dari 7 Tersangka
- Nistakan Islam di Facebook, P Hutahean Dilaporkan ke Polsek Minas
- Anggota DPRD Pelalawan Dukung Kejari Tangkap Petinggi PT Adei
- Keluarga Histeris,  Hakim PN Siak Vonis Mati Dua terdakwa Narkotika Lintas Negara
- Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis

- Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau
- Dua Terdakwa Narkotika Divonis Mati Hakim PN Siak
- Dugaan Pungli Proyek, Seorang Kasi di Disdik Pelalawan Diperiksa Kejari


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.90.159.192
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com