Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Juni 2018 16:26
Paripurna Milad Inhil Ke-53, Ketua DPRD Harapkan Warga Gunakan Hak Pilih Pada Tanggal 27 Juni Mendatang

Kamis, 21 Juni 2018 16:21
Sidak Hari Pertama Ngantor, Harris: Absensi Menjadi Bahan Evaluasi Promosi

Kamis, 21 Juni 2018 16:16
Kampanye Akbar, Syamsuar-Edy Nasution Siap Jadikan Anak Riau Sebagai Tuan di Negeri Sendiri

Kamis, 21 Juni 2018 15:43
Layaknya Pesta Rakyat, Kampanye Syamsuar-Edi Dimeriahkan Berbagai Hiburan

Kamis, 21 Juni 2018 15:41
Bersama BRI dan ATIOS, Pemko Pembahasan Finalisasi Percepatan Smart City

Kamis, 21 Juni 2018 15:22
Pasca Lebaran, Pekanbaru Diserbu Gepeng Datang dari Luar Kota

Kamis, 21 Juni 2018 15:10
Wan Abu Bakar: Jangan Ada Lagi yang Ragu dengan Syamsuar-Edy Nasution

Kamis, 21 Juni 2018 15:00
Pjs Bupati Inhil Pimpin Apel Hari Pertama Pasca Cuti Lebaran

Kamis, 21 Juni 2018 14:31
Riau Kompleks Sukseskan Pilkada Gubernur 2018

Kamis, 21 Juni 2018 14:20
Hari Pertama 'Ngantor', Bupati Harris Sidak di Sejumlah OPD

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 Mei 2017 14:34
Hasil Mediasi, Seteru Mahasiswa-Kejari Rohul Diselesaikan Secara Adat

Rektor UPP dan Kapolres Rohul berikan mediasi masalah mahasiswa dengan Kejari. Hasilnya, seteru akan diselesaikan secara adat.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Hasil mediasi antara Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul akan diselesaikan secara hukum adat. Meski demikian, laporan mahasiswa ke Polres Rohul tetap ditindaklanjuti penyidik.

Mediasi di aula Kantor Kejari Rohul, Jumat (19/5/17) siang, dengan mediator Rektor Universitas Pasir Pengaraian (UPP) Adolf Bastian, dan Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, ada dua kesepakatan disepakati kedua belah pihak dan sudah ditandatangani.

Pertama, Rabu (25/5/17) depan, Lembaga Adat Melayu (LAM) Rohul akan memediasi masalah mahasiswa dengan Kejari Rohul dengan mengundang ninik mamak dan orang tua kedua mahasiswa yang mengaku jadi korban penganiayaan sejumlah oknum pegawai Kejari Rohul, Selasa (16/5/17) lalu.

Kedua, Jumat (27/5/17), LAM Rohul akan mediasi masalah tersebut dengan mengundang Ninik Mamak, Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak SH, M.Hum, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, dan pihak lain.

Sebelumnya, Ketua Paguyuban Himarohu Kecamatan Rokan IV Koto Rio Andri, salah seorang mahasiswa yang mengaku jadi korban penganiayaan oknum pegawai Kejaksaan sangat menyesalkan sikap Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak yang tidak berupaya melerai anggotanya saat terjadi keributan, Selasa lalu.

Freddy Daniel Simanjuntak dan Agus Kurniawan selaku Kasi Intel Kejari Rohul diminta angkat kaki dari Kabupaten Rohul.

"Kami minta kepada bapak dan pak Agus agar pulang ke kampung halaman bapak," ujar Rio sambil terisak.

Rio juga meminta dalam kurun 3 X 24 jam Freddy dan Agus diminta angkat kaki dari Kabupaten Rohul.

Menanggapi itu, Rektor UPP Adolf Bastian menyarankan ke mahasiswa agar masalah tersebut diselesaikan secara hukum adat sehingga tidak melebar.

Dikonfirmasi terpisah, usai mediasi, Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak menyambut baik masalah ini akan diselesaikan secara adat.

Sebelumnya, Freddy juga sudah meminta maaf kepada mahasiswa dan berjanji akan bertanggung jawab atas insiden terjadi di kantornya empat hari lalu.

"Biarlah adat melayu yang menyelesaikan masalah ini. Saya menyambut baik," ujar Freddy kepada wartawan.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, sebelumnya juga mengakui penyidik sedang melakukan penyelidikan, apakah ada indikasi tindak pidana atau tidak, sesuai laporan dua mahasiswa, Rio Andri dan Muhammad Sukri, atas dugaan penganiayaan di Kantor Kejari Rohul.

Diakuinya, penyidik Satuan Reskrim Polres Rohul yang menangani laporan mahasiswa juga tengah mengumpulkan bukti-bukti.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Cegah Narkoba Masuk, TNI dan Polri Bantu Pengamanan di Lapas Pasirpangaraian Selama Lebaran
- Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru
- Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Nelayan di Bengkalis
- Kapal Pompong Terbalik, Satu Keluarga Nyaris Tenggelam di Selat Bengkalis
- Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah di Bengkalis Terbakar
- Kebakaran di Kotabaru, Inhil Ludeskan 57 Toko dan Rumah
- Kebakaran Saat Idul Fitri Ludeskan Puluhan Rumah di Kotabaru, Inhil
- Lebaran Aman, Polisi di Bengkalis Sambangi Rumah Ditinggal Mudik
- Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar
- Curi Komponen Alat Berat, Pria Ini Diringkus Polsek Tapung Hulu
- Yamaha V-Ixion Pemudik Terjun ke Sungai di Tambusai, 2 Korban Luka
- Belasan Kios di Pasar Logar, Kuansing Ludes Terbakar
- Gara-gara Marah Pacar Digoda, Pemuda Tembilahan Hulu Ini Dibacok
- Pedoman bagi Pengguna Jalan Saat Mudik,
Polres Kampar Terbitkan Buku Panduan Jalur Lintas Barat

- Sepekan sebelum dan Sesudah Pilgubri, Seluruh Tempat Hiburan di BS, Bengkalis Wajib Tutup
- Bea Cukai Dumai Amankan 5 Kilogram Sabu Tak Bertuan
- Waktu Kadaluarsa, PN Bengkalis Vonis Bebas Legislator dan Ajudannya dari Dugaan Politik Uang
- Pengadilan Tinggi Riau Kuatkan Putusan PN,
Palsukan Surat Tanah, Poniman Tetap Dihukum 1,5 Tahun Penjara

- Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sampaikan Replik Pembelaan, JPU Tetap pada Tuntutan

- Berbelit Berikan Keterangan,
Mantan Ketua DPRD Terancam Tersangka Keterangan Palsu dan TPPU



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com