Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 21 Maret 2017 09:19
Diduga Dicuri, 7 Benda Bersejarah Koleksi Museum Sang Nila Utama Hilang

Museum Sang Nila Utama Pekanbaru jadi sasaran aksi kriminal. 7 benda bersejarah hilang. Diduga dicuri sindikat pengincar benda-benda antik.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 7 koleksi barang antik yang berada di Museum Sang Nila Utama Pekanbaru mendadak hilang secara misterius pada 13 Maret 2017 pekan lalu. Tujuh benda koleksi yang hilang tersebut terdiri dari tiga keris melayu, satu pedang melayu sondang, satu piring seladon emas, satu kendi VOC dan satu kendi janggut.

Hilangnya ketujuh benda koleksi di museum megah yang berada di Jalan Jenderal Sudirman itu sendiri diketahui pertama kali oleh Kasi Pengelolaan dan Pengembangan Museum Sang Nila Utama saat melakukan pengecekan di gudang museum. Hasilnya, dari 119 benda koleksi yang berada di museum, 7 diantaranya hilang secara misterius.

"Peristiwa hilangnya tujuh benda antik di Museum Sang Nila Utama tersebut sudah dilaporkan oleh pihak museum ke kita. Kita masih menyelidikinya," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto kepada riauterkini.com, Selasa (21/03/17).

Bimo menambahkan, atas kejadian itu pihak museum juga harus menelan kerugian mencapai Rp54 juta.

"Petugas kebersihan di TKP juga pernah melihat sebuah keris melayu yang diletakkan di lemari pajangan museum hilang secara misterius. Diduga, barang-barang antik yang hilang tersebut telah dicuri," tutupnya.***(gas)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh

- Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau
- Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Pekanbaru Gegerkan Warga

- Minta Uang Rp14 Juta ke Korban,
3 Oknum Penyidik Polres Pelalawan Dilaporkan ke Wasidik

- Pungli Terhadap Tahanan, Mantan Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk Segera Diadili
- Tersulut Api Pembakaran Arang,
Tubuh Karyawati Salon di Labuh Baru Barat Pekanbaru Hangus Terbakar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.50.28
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com