Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 18 Agustus 2017 19:11
Kemendagri Dorong Pencegahan Korupsi di Daerah

Jum’at, 18 Agustus 2017 18:59
Permudah Informasi Kamar Perawatan,
Rumah Sakit Mitra BPJS Kesehatan Wajib Miliki Aplicares


Jum’at, 18 Agustus 2017 18:22
Kulit Mengelupas, Gubri Jenguk Bayi Mengidap Penyakit Aneh di RSUD Arifin Ahmad

Jum’at, 18 Agustus 2017 18:08
Setelah Bangun Jaringan Listrik,
PT EMP Bentu Kembali Bantu Travo untuk Warga Muaro Sako, Pelalawan


Jum’at, 18 Agustus 2017 17:02
Evaluasi UPT Lama, Pemprov Bentuk 57 UPT Baru

Jum’at, 18 Agustus 2017 16:51
MCM Production Gandeng Parjo Gelar Unity Pitstop

Jum’at, 18 Agustus 2017 16:49
Universitas Riau Dukung Program Budidaya Kurma di Desa Babussalam, Rohul

Jum’at, 18 Agustus 2017 15:26
Bupati Inhil Serap Informasi dan Aspirasi Masyarakat Melalui Kunjungan Kerja

Jum’at, 18 Agustus 2017 15:20
Beratnya Hampir Satu Ton,
Presiden Joko Widodo Kurbankan Seekor Sapi untuk Riau


Jum’at, 18 Agustus 2017 14:50
Tergerus Abrasi, Wisata Ombak Bono di Teluk Meranti Terancam Hilang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 21 Maret 2017 09:19
Diduga Dicuri, 7 Benda Bersejarah Koleksi Museum Sang Nila Utama Hilang

Museum Sang Nila Utama Pekanbaru jadi sasaran aksi kriminal. 7 benda bersejarah hilang. Diduga dicuri sindikat pengincar benda-benda antik.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 7 koleksi barang antik yang berada di Museum Sang Nila Utama Pekanbaru mendadak hilang secara misterius pada 13 Maret 2017 pekan lalu. Tujuh benda koleksi yang hilang tersebut terdiri dari tiga keris melayu, satu pedang melayu sondang, satu piring seladon emas, satu kendi VOC dan satu kendi janggut.

Hilangnya ketujuh benda koleksi di museum megah yang berada di Jalan Jenderal Sudirman itu sendiri diketahui pertama kali oleh Kasi Pengelolaan dan Pengembangan Museum Sang Nila Utama saat melakukan pengecekan di gudang museum. Hasilnya, dari 119 benda koleksi yang berada di museum, 7 diantaranya hilang secara misterius.

"Peristiwa hilangnya tujuh benda antik di Museum Sang Nila Utama tersebut sudah dilaporkan oleh pihak museum ke kita. Kita masih menyelidikinya," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto kepada riauterkini.com, Selasa (21/03/17).

Bimo menambahkan, atas kejadian itu pihak museum juga harus menelan kerugian mencapai Rp54 juta.

"Petugas kebersihan di TKP juga pernah melihat sebuah keris melayu yang diletakkan di lemari pajangan museum hilang secara misterius. Diduga, barang-barang antik yang hilang tersebut telah dicuri," tutupnya.***(gas)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Terjerat Korupsi Sisa Kas APBD,
Hukuman Bertambah di MA, Mantan Sekdakab Inhu Ajukan PK

- Diduga Pelaku Curanmor,
Polisi Duri Temukan 3 Paket Sabu dalam Bungkus Rokok Pengangguran Ini

- Dishub Pekanbaru Sebar Spanduk Larangan Taksi Online
- Satu Napi Langsung Bebas,
299 Napi Lapas Pasirpangaraian Terima Remisi 17 Agustus 2017

- Tertangkap Bawa Pistol Rakitan,
Mukmin Arif Ternyata Sudah Rencanakan Perampokan di Pekanbaru

- Tak Punya Uang dan Terus Didesak Nikah Alasan Pacar Bunuh dan Bakar Ema
- Dipimpin Gubri, Upacara Detik-detik Proklamasi 2017 Berlangsung Khidmad


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.82.122
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com