Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Agustus 2017 21:55
Dibanding Merebut,
Bupati Kampar Sebut Mengisi Kemerdekaan Lebih Berat


Senin, 21 Agustus 2017 20:42
Dilantik Ketum DPP, Wartawan Riauterkinicom Resmi Pimpin DPD IWO Siak

Senin, 21 Agustus 2017 20:15
Sekretaris KPU  Lantik 3 Pejabat Eselon III

Senin, 21 Agustus 2017 19:43
Sempurnakan Draf RTRW Riau, Seluruh Fraksi Sepakati Waktu Sepekan

Senin, 21 Agustus 2017 19:27
Bengkalis Bertekad Pertahankan Juara Umum Porprov Riau 2017

Senin, 21 Agustus 2017 19:24
Gubri Resmikan Mulainya Pembangunan Spam Durolis Resmi Dimulai

Senin, 21 Agustus 2017 19:14
Sampaikan Aspirasi, Seratusan Warga Gerak Datangi DPRD Bengkalis

Senin, 21 Agustus 2017 17:14
Buka Muskab IV PMI,
Bupati Inhil Minta Kebiasaan Donor Darah Ditumbuhkan di Masyarakat


Senin, 21 Agustus 2017 17:03
Pelantikan Kades Serentak di Bengkalis Dibagi Empat Lokasi

Senin, 21 Agustus 2017 16:35
Bupati dan Wabup Rohul Buka Pawai Taaruf Pembukaan MTQ XVII Tingkat Kabupaten



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 21 Maret 2017 09:19
Diduga Dicuri, 7 Benda Bersejarah Koleksi Museum Sang Nila Utama Hilang

Museum Sang Nila Utama Pekanbaru jadi sasaran aksi kriminal. 7 benda bersejarah hilang. Diduga dicuri sindikat pengincar benda-benda antik.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 7 koleksi barang antik yang berada di Museum Sang Nila Utama Pekanbaru mendadak hilang secara misterius pada 13 Maret 2017 pekan lalu. Tujuh benda koleksi yang hilang tersebut terdiri dari tiga keris melayu, satu pedang melayu sondang, satu piring seladon emas, satu kendi VOC dan satu kendi janggut.

Hilangnya ketujuh benda koleksi di museum megah yang berada di Jalan Jenderal Sudirman itu sendiri diketahui pertama kali oleh Kasi Pengelolaan dan Pengembangan Museum Sang Nila Utama saat melakukan pengecekan di gudang museum. Hasilnya, dari 119 benda koleksi yang berada di museum, 7 diantaranya hilang secara misterius.

"Peristiwa hilangnya tujuh benda antik di Museum Sang Nila Utama tersebut sudah dilaporkan oleh pihak museum ke kita. Kita masih menyelidikinya," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto kepada riauterkini.com, Selasa (21/03/17).

Bimo menambahkan, atas kejadian itu pihak museum juga harus menelan kerugian mencapai Rp54 juta.

"Petugas kebersihan di TKP juga pernah melihat sebuah keris melayu yang diletakkan di lemari pajangan museum hilang secara misterius. Diduga, barang-barang antik yang hilang tersebut telah dicuri," tutupnya.***(gas)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Jaksa Batal Tuntut Lima Terdakwa Korupsi RSS Langgam, Pelalawan
- Dishub tak Tau Alamat Kantor Angkutan Online,
Satpom PP Siap Menindak Gunakan Tiga Perda

- Maling Gondol Sepeda Motor Warga Duri dari Teras Rumah
- Organda Sebut 9 Taksi Rusak Akibat Bentrok di Depan Mal SKA
- Pemko Dianggap tak Tegas, Supir Taksi Konvesional tak Jamin Bentrok Berakhir
- Protes Angkutan Online, Seratuan Taksi Blokir Kantor Walikota Pekanbaru
- Polresta Pekanbaru Proses Laporan Supir Taksi Kopsi Pukuli Pengemudi Go Jek dan Go Car


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.50.71
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com