Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 April 2017 22:32
Transaksi Sabu di Rohul, Warga Padang Lawas Sumut Ditangkap Polisi

Kamis, 27 April 2017 22:20
Hingga Juli, NAM Air Hadirkan Promo Spesial

Kamis, 27 April 2017 21:58
Nakhodai PGRI Rohul, Adolf Bastian Upayakan Sejahterakan Nasib Guru

Kamis, 27 April 2017 21:50
Bupati Meranti 'Beri' Uang Rp 2 Miliar dan 5 Unit Ambulance kepada Baznas

Kamis, 27 April 2017 21:10
Bupati Siak Syamsuar Menerima Gelar Kanjeng Raden Tumenggung

Kamis, 27 April 2017 21:00
Walikota Dumai Ajak Wujudkan Kota Pintar, Makmur dan Madani

Kamis, 27 April 2017 20:53
Sekda Inhil Hadiri Konferensi Usaha Sabut Kelapa di Bogor

Kamis, 27 April 2017 20:42
Pj Bupati Kampar Buka Workshop Tunas Integritas

Kamis, 27 April 2017 20:35
Pengaktifan Wagubri, Dirjen Otda Belum Terima Hasil Paripurna DPRD

Kamis, 27 April 2017 20:05
Terpilih Sebagai Ketua LAM Rohul, Ini yang akan Dilakukan Zulyadaini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Maret 2017 14:17
Polres Bengkalis Kembali Ringkus ‘Toke Balak’ Perambah Cagar Biosfer

Seorang ‘toke balak’ atau pemodal perambah hutan Cagar Biosfer Giam Siakkecil akhirnya ditangkap Polisi Bengkalis. Tersangka sempat menjadivuron selama lima tahun.

Riauterkini-BENGKALIS- Kepala Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono menegaskan, pihaknya meringkus seorang tersangka diduga ‘toke balak’ atau pemodal perambah hutan Cagar Biosfer Giam Siakkecil (GSK), Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis.

Adapun yang ditetapkan tersangka adalah TH (28), berdomisili di Desa Bukitkerikil asli asal Desa Balam KM. 33 Kabupaten Rohil. Tersangka ini diamankan di Desa Bukitkerikil tersebut merupakan buron sekitar 5 bulan silam atas temuan sekitar 10 ton kayu olahan yang disita petugas September 2016 lalu.

“Ya, pemodal kembali diamankan di petugas. Pengembangan adanya temuan di Cagar Biosfer sebanyak kayu olahan sekitar 10 ton lalu pada September 2016,” ungkap Kapolres kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (20/3/17).

Saat ini tersangka masih diamankan di Desa Bukitkerikil, untuk proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Dan Kapolres juga menegaskan diringkusnya TH, merupakan pemodal lain, bukan satu kelompok dengan pemodal ‘Gendut” yang sebelumnya telah diamankan petugas.***(dik)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Transaksi Sabu di Rohul, Warga Padang Lawas Sumut Ditangkap Polisi
- Nelayan Labusel Sumut Meninggal Saat Menjaring Ikan di Perairan Pulau Jemur Rohil
- Penegakan Hukum Tipikor Bansos Bengkalis Disarankan Transparan
- Satlantas Polres Inhil Limpahkan 4 Perkara Laka Lantas ke Kejaksaan
- Tanda Tangan Palsu Bupati Bengkalis,
PT. BRI Serahkan Dokumen Izin Prinsip Asli ke Polisi

- Kredit Fiktif di BNI,
Kepala Kopkar PTPN V dan Dua Karyawan BNI, Ditahan Kejati Riau

- Sebelum Demo di Kejati,
Korlap Massa FPMPR Mengaku Dipukuli Oknum OKP Hingga Bibir Pecah



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.114.194
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com