Berita Terhangat.. |
Selasa, 21 Mei 2013 15:40 Waspada! Maling Sering Masuk Saat Jam Tidur
Selasa, 21 Mei 2013 15:34 PNS Bengkalis akan Dibekali Kartu Pegawai Elektronik
Selasa, 21 Mei 2013 15:29 Dewan Minta Pemko Dumai Bangun Pelabuhan Sendiri
Selasa, 21 Mei 2013 15:25 Pemkab Bengkalis Sosialisasikan UU Pemilu 2013
Selasa, 21 Mei 2013 15:12 Sempat Kosong Hampir Setahun, Boy Syailendra Jabat Waka PN Bengkalis
Selasa, 21 Mei 2013 15:05 Perwako Reklame Pekanbaru, Papan Reklame Tidak Boleh Diatas JPO
Selasa, 21 Mei 2013 14:59 Biaya Pendidikan Mahal, Seorang Anak Diserahkan Orang tuanya ke KPAID Rohul
|
|
|
|
Jum’at, 16 September 2011 08:21 Beredar Video di Internet, Warga Kerusupan Tagih Janji Politik Walikota Dumai
Riauterkini – DUMAI – Masyarakat Dumai Gempar dengan video
salah seorang warga Dumai yang kesurupan Puteri tujuh yang menuntut janji
Walikota Dumai, Video yang direkam dengan telepon seluler tersebut mempunyai
durasi selama 7.11 menit. Video tersebut menjadi perbincangan hangat di dunia
maya, kususnya di Facebook.
Berbagai komentar yang dilontarkan oleh anggota akun
Facebook DUMAI – RIAU yang beranggotakan 6.019 akun facebook, akun ini juga
merupakan kumpulan berita yang dihimpun dari berbagai portal yang ada mengenai
Dumai, termasuk berita yang disajikan oleh www.riauterkini.com, mengenai
kejadian kejadian di dalam video yang berjudul Kesurupan Puteri Tujuh ada yang
percaya dengan hal tersebut dan meminta sang Walikota Dumai untuk menepati
janji tersebut, dan ada juga yang berkata supaya masyarakat lebih percaya kepada
tuhan yang telah menciptakan.
“Bisa aja kejadian seperti itu. Karena sekarang banyak nya para wakil rakyat tidak tepat janji. Mudah-mudahan
saja pemimpin di Kota Dumai kita tercinta ini tidak seperti yang tidak kita
inginin..by.putra di bandung,” ungkap
salah seorang yang menggunakan akun facebook Putra Elcavalo di dalam salah satu
tautan DUMAI – RIAU.
Berdasarkan percakapan yang dirangkum Riauterkini.com di
dalam video yang sudah tersebar ke masyarakat sebelum bulan suci Ramadhan
tersebut , “Video ini kalau tidak salah saya sudah beredar sebelum bulan
ramadhan ini, dan kejadiannya di daerah Purnama,” kata Jal salah seorang warga
Dumai kepada Riauterkini.com, Kamis (15/9/11).
Di dalam video tersbut, seorang perempuan yang diperkirakan
berumur sekitar 30 tahun yang kemasukan oleh arwah dari salah satu Puteri Tujuh
yang sangat kecewa dengan Khairul Anwar yang merupakan Walikota Dumai pada saat
ini, dikarenakan janji – janji yang diberikan belum terlaksana sampai saat ini.
“Memohon didepan kami, bersujud didepan kami, datang die di kuburan ayahnda
kami , berpegangan tangan kami adek beradek, karena kami akan dipindahkannye,
betape bahagianya kami, tapi kenapa sampai sekarang kenpe kami tidak
dipindahkan,” tagih sang Puteri sulung yang masuk kedalam salah seorang warga
Dumai yang sampai saat ini belum diketahui namanya sembari dipegang salah
seorang perempuan yang berada didalam video tersebut.
Di dalam Video tersebut, sang perempuan yang kerasukan
tersebut mengatakan bahwa Khairul Anwar sebelum menjadi Walikota Dumai datang
kepemakaman Puteri Tujuh tersebut yang berada di dalam area kilang minyak
Pertamina Dumai, disana Khairul meminta doa restu kepada ketujuh puteri untuk
menjadi Walikota Dumai. “Pemimpin yang tak bergune… bersujud di depan kami,
memohon kepada kami, die meminta kepada kami, tolong dia dinaikan menjadi
walikota, tapi kenape tak ditepati janjinye, Disini kami meminta keadilan ncikk…
kenapa kami belum dipindahkan juga ke bukit jin ncik…” kata sang perempuan yang
memakai baju daster berwarna merah di dalam video tersebut sembari menyusun
sepuluh jarinya.
“Sibungsu adek kami setiap hari menangis… setiap hari menangis…
dan betapa tersiksanya bunda kami disana, setiap air pasang kuburannye selalu
tenggelam. Tolonglah kami Pakcik .. Makcik,,, ampunilah kami … tolong
pindahkan kami..” pinta sang kerasukan.
Tidak hanya itu, di dalam video tersebut juga terdapat
kata-kata bahwa kalau janji tersebut tidak ditepati, Dumai akan selalu terkena
musibah, termasuk hujan badai yang melanda kota Dumai yang terjadi beberapa
waktu yang lalu, Dan sampai saat ini, belum ada pihak yang mau mengkomentari
mengenai video tersebut. (wan)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
|