Visi Kabupaten Bengkalis : Tercapainya masyarakat yang unggul, sejahtera, mandiri dan bertaqwa melalui perwujudan Kabupaten Bengkalis sebagai salah satu daerah otonom terbaik di Indonesia tahun 2015


3/06/2013 20:35
Puluhan Pelajar di Bengkalis Dibekali Pengetahuan Koperasi

31/05/2013 14:08
BPPKB Bengkalis Bekali Kaum Perempuan dengan Pemahaman P2MBG

30/05/2013 19:36
Pemkab Bengkalis Komit Tuntaskan Program Wajar 12 Tahun

28/05/2013 16:38
Wabup Bengkalis Serahkan Bantuan Sembako di Mandau

24/05/2013 14:37
Bupati Herliyan dan Istri Tanam Padi Unggul,
Bengkalis Luncurkan Proyek Perncontohan Rice Estate

23/05/2013 15:17
Benahi Pengarsipan Dokumen,
BPUAD Bengkalis Taja Penyuluhan PP Nomor 28/2012

22/05/2013 18:07
Resmikan Kantor Camat Rupat,
Bupati Bengkalis Ingatkan Jajarannya Berkerja Keras Sukseskan RPJMD

21/05/2013 15:34
PNS Bengkalis akan Dibekali Kartu Pegawai Elektronik

20/05/2013 16:48
Wabup Bengkalis Kunjungi PLN Duri

20/05/2013 15:05
Kompol Ida Ketut Gahananta Jabat Wakapolres Bengkalis

15/05/2013 20:34
Dilepas Bupati, Pawai Taaruf MTQ Bengkalis ke-38 Meriah

14/05/2013 18:45
Antisipasi Karhutla,
Digelar Rakor Optimalisasi Sekretariat Bersama Satlak Pemkab Bengkalis

14/05/2013 06:40
Dibuka Bupati Bengkalis, 40 Kades Dilatih Membuat Aturan

12/05/2013 17:02
Dishubkominfo Bengkalis Evaluasi Parkir untuk Gejot PAD

10/05/2013 17:36
Bupati Bengkalis Serahkan 53 Sembako Kepada Keluarga Penyandang Cacat

  Selasa, 17 April 2012 15:52
Bengkalis Kembangkan Bioethanol Nipah untuk BBM

Riauterkini-BENGKALIS- Hasil produksi energi alternatif pengolahan Nira Nipah atau disebut Bioethanol terus dilakukan sosialisasi bahkan ujicoba Selasa (17/4/12) terhadap kendaraan bermotor. Bupati Bengkalis Herliyan Saleh langsung melakukan pemakaian terhadap bahan bakar tersebut ke kendaraan dinasnya.

Tidak hanya Bupati, Wakil Bupati Bengkalis Suayatno, Sekretaris Daerah Asmaran Hasan juga langsung menggunakan energi dari bahan baku dari Nira Nipah ini ke kendaraan dinas masing-masing. Bahkan, ujicoba pemakaian bahan bakar alami ini, juga diberikan secara cuma-cuma kepada sejumlah tukang becak motor dan kendaraan bermotor lainnya.

Bahan bakar alternatif bukan berasal dari biofosil yang sudah dikembangkan sejak tiga tahun terakhir oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis tersebut, selain menghasilkan bahan bakar alternatif berupa sejenis Pertamax, Premium, Minyak Tanah, juga dihasilkan pupuk yang alami.

Kesempatan ini, Bupati Bengkalis Herliyan Saleh saat diwawancarai wartawan mengatakan, Kabupaten Bengkalis terdiri dari wilayah pesisir dan air yang payau menjadi wadah sangat mudah pertumbuhan Nipah. Sehingga, untuk menghasilkan bahan baku energi alternatif Bioethanol dari Nira Nipah sangat potensial.

“Kita melihat potensi itu karena Kabupaten Bengkalis terdiri pulau pesisir dan tempat tumbuhnya pohon Nipah sehingga memenuhi bahan bakunya, ini latar belakang kita,” ujarnya.

Hasil pengolahan pohon Nipah diambil Nira-nya sebagai bahan baku, Pemkab Bengkalis melalui Badan Penelitian Pembangunan dan Statistik (Balitbang), dikatakan Herliyan melakukan upaya mengolah Nira Nipah menjadi bahan bakar alternatif bisa diproduksi sebagai energi terbarukan atau sebagai energi alternatif seperti bioetanol tersebut.

Alhamdulilah kita didukung penuh dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) dan dibantu dua unit miniplan yang kita tempatkan di Desa Lubukmuda Kecamatan Siak Kecil dan Desa Pambang Kecamatan Bantan,” katanya lagi.

Sambung Herliyan, meskipun keberhasilan memproduksi energi alternatif dari pohon Nipah ini bukan hasil penemuan, tetapi akan terus disosialisasikan kepada masyarakat. Pemkab Bengkalis memberikan proporsional lebih besar terhadap produksi energi alternatif biokrosin atau sejenis minyak tanah dari pada bahan bakar sejenis Premium atau Pertamax.

“Proporsionalnya akan lebih kita produksi terhadap energi alternatif sejenis minyak tanah. Biaya produksi juga lebih rendah dari Rp 7 ribu. Saat ini masyarakat di pelosok pelosok desa sangat sulit mendapatkan minyak tanah untuk kebutuhan seperti penerangan atau memasak. Energi alternatif ini, kita akan prioritaskan kepada masyarakat rumah tangga miskin,” ujarnya.

Herliyan berharap, dengan keberhasilan memproduksi energi alternatif ini, memperoleh dukungan dari seluruh komponen masyarakat. Saat ini miniplan yang dikelola untuk menghasilkan Bioethanol baru mampu sebanyak 200 liter perhari dan memerlukan bahan baku Nira Nipah sebanyak 1.000 liter.

“Kita berharap miniplan ini dikembangkan terus kalau bisa ya 1.000 liter perhari. Dan ini akan membantu masyarakat miskin kita. Itu yang kita utamakan. Pengolahan Nira ini hemat biaya untuk menghasilkan energi alternatif siap pakai. Kemudian ini bisa didukung oleh semua pihak demi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Apalagi, untuk kompor memasak, api yang dihasilkan juga tidak kalah dari bahan bakar gas, apinya juga biru,” pintanya.***(dik)

Foto: Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, saat melakukan pengisian bahan bakar sebagai energi alternatif dari Bioethanol hasil pengolahan Nira Nipah ke kendaraan dinasnya, Selasa (17/4/12).

 
Home  |  www.bengkaliskab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS © 2011